Puluhan Murid Xaverius di Lampung Utara Kesurupan, Guru Panik

Sejumlah murid dan guru tampak panik saat melihat puluhan kesurupan usai keluar dari toilet di sekolah setempat.

LAMPUNG UTARA – Para guru dan murid Sekolah Menengah Pertama SMP Xaverius, di Jalan bukit pesagi Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara Panik mendadak milihat murid dan kawan mereka kesurupan massal secara tiba-tiba. Kejadian itu sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu ( 14/11/2018)

Akbar,  salah satu pelajar di sekolah itu berujar, kejadian berawal dari temannya saat keluar dari toilet dan tiba-tiba berteriak, sontak mengejutkan rekannya yang lain.

“Kami posisi dikelas, ada yang izin ke toilet, tiba-tiba uda ada aja yang kerasukan satu orang, akhirnya semua ikut kesurupan ketika mencoba menyembuhkan. Ada banyak, sekitar dua puluhan orang,” Ujarnya.

Sementara Itu Kepala Sekolah Xaverius, Vincentius Sarwanto mengatakan,  hanya ada enam murid saja yang kesurupan, menurutnya kejadian ini baru pertama kali terjadi sejak dirinya sudah dua puluh enam tahun mengajar di sekolahan tersebut.

”Kami pulangkan semua para pelajar, kebetulan sudah jam pulang ini. Tadi kejadiannya sekitar pukul setengah dua. Saya berharap hal ini tidak terulang lagi, dan berharap kepada dewan guru untuk mendo’akan agar arwah Yang ada disekitar kita tidak menggangu,” Katanya. (Adi).

Para guru dan murid Sekolah Menengah Pertama SMP Xaverius, di Jalan bukit pesagi Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara Panik mendadak milihat murid dan kawan mereka kesurupan massal secara tiba-tiba. Kejadian itu sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu ( 14/11/2018)

Akbar,  salah satu pelajar di sekolah itu berujar, kejadian berawal dari temannya saat keluar dari toilet dan tiba-tiba berteriak, sontak mengejutkan rekannya yang lain.

“Kami posisi dikelas, ada yang izin ke toilet, tiba-tiba uda ada aja yang kerasukan satu orang, akhirnya semua ikut kesurupan ketika mencoba menyembuhkan. Ada banyak, sekitar dua puluhan orang,” Ujarnya.

Sementara Itu Kepala Sekolah Xaverius, Vincentius Sarwanto mengatakan,  hanya ada enam murid saja yang kesurupan, menurutnya kejadian ini baru pertama kali terjadi sejak dirinya sudah dua puluh enam tahun mengajar di sekolahan tersebut.

Redaksi TabikPun :