Pusat Layanan Kesehatan Di Kota Metro Dipastikan Siaga Selama Lebaran

www.tabikpun.com, METRO – Dinas Kesehatan (Diskes) menginformasikan selama idul fitri rumah sakit rumah sakit milik pemerintah dan rumah sakit swasta tetap beroperasi selama 24 jam. Begitu pula Klinik dan dua Puskesmas Rawat Inap akan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meski lebaran.

”Tidak ada hari libur untuk rumah sakit, begitu juga untuk klinik dan puskesmas rawat inap. Untuk dokter jaga dan perawat sistemnya seperti apa itu tergantung rumah sakit masing-masing. Yang jelas dokter pasti ada di rumah sakit,” papar Kepala Diskes Mariyati melalui Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) dr. Achmad Redho Akbar, Senin (20/6).

Ia menambahkan, untuk puskesmas bukan rawat inap, pada bulan ramadan hingga hari raya idul fitri tetap beroperasi sesuai jam kerja. Setelah jam kerja, disiagakan juga petugas jaga hingga pukul 16.00 WIB juga ada masyarakat yang ingin meminta rujukan.

”Puskesmas hanya tutup sehari ketika hari H idul fitri, selebihnya buka seperti biasa. Nah, ketika tutup jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan bisa datang ke Pos Pantau. Karena H-7 hingga H+7 petugas kesehatan siaga di sana,” jelas dia.

Sedankan untuk Pos Pantau, lanjut dia, Diskes masih menunggu hasil rapat Pemkot Metro terkait formatur Pos Pantau. Namun pihaknya telah menyiapkan petugas-petugas kesehatan yang akan bertugas.

”Tujuh puskesmas dan tujuh rumah sakit swasta yang akan dilibatkan pada Pos Pantau nanti. Jadi satu tim isinya tiga orang petugas, satu driver, dua orang petugas medis atau paramedis, juga satu mobil ambulan. Untuk berapa lama dan banyaknya petugas yang disiagakan tergantung hasil rapat nanti, berapa pos pantau yang akan didirikan. Karena setiap tahun jumlahnya berbeda. Jika memang membutuhkan tenaga kesehatan tambahan, kita akan melibatkan petugas kesehatan dari klinik,” tukasnya.

Dalam waktu dekat Komisi II DPRD Kota Metro akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit pemerintah terkait jam operasi selama bulan ramadan hingga hari idul fitri. Termasuk kesiagaan tenaga dokter dan perawat jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

”Namanya juga sidak, enggak boleh dikasih tahu dong kapan waktunya. Intinya kami ingin mengetahui kesiapan rumah sakit terkait jadwal dokter jaga. Baik dokter spesialis dan dokter umum, minimal on call, ketika lebaran nanti. Karena pastinya nanti setelah lebaran banyak pasien yang terserang sakit perut, flu, kecelakaan, atau batuk pilek. Jadi perlu kesiapan petugas kesehatan yang ada di puskesmas, rumah sakit, terutaman IGD. Jangan sampai ada pasien tapi tidak ada dokter,” tutup wakil Rakyat.

(red)

Redaksi TabikPun :