Metro – Guna memutus mata rantai dugaan peredaran narkoba di kalangan pelajar, aparat Kepolisian melalui Sat Binmas Polres Metro melakukan Tes Urine secara mendadak terhadap 450 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Metro, Jumat (12/1/2018).
Kasat Binmas Polres Metro AKP Edi Sutanto mengatakan, tes urine terhadap ratusan pelajar tersebut merupakan arahan Kapolres Metro dengan tujuan pengecekan kesehatan dan pemantauan keterlibatan pelajar dalam dunia hitam peredaran Narkoba di Bumi Sai Wawai.
“Sesuai dengan arahan ibu Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik, kami Sat Binmas bersama Dokter kesehatan Polres Metro hari ini melaksanakan pemeriksaan kesehatan berupa test urine di SMP Negeri 8 Metro, kecamatan Metro Utara, jadi ini dadakan tanpa sepengetahuan para siswa maupun siswi, tadi sebanyak 450 pelajar yang ikut dalam test urine secara mendadak itu,” jelasnya, Jumat (12/1/2017).
Menurutnya, Tes Urine dadakan tersebut sebagai upaya aparat kepolisian mendeteksi secara dini terkait dugaan peredaran narkoba di kalangan siswa.
“Tes urine secara mendadak ini merupakan bagian dari upaya pihak kami untuk memantau sejauh mana keterlibatan anak-anak sekolah terhadap penggunaan narkoba. Karena bahaya Narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat khususnya dikalangan pelajar. Berbagai upaya anti narkoba dilaksanakan oleh Polres Metro salah satunya dengan kegiatan ini,” imbuhnya.
AKP Edi mengungkapkan, dalam tes tersebut tidak ditemukan pelajar yang positif menggunakan narkoba. Pihaknya juga akan melakukan tes serupa di beberapa sekolah yang di curigai di Metro.
“Tes kali ini nihil, artinya negatif semua dan kedepan kami akan terus melaksanakan penyuluhan dan berbagai upaya untuk mencegah dan menekan angka pengguna narkoba di kalangan masyarakat khsusnya pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa, dan siap-siap masih ada sekolah lain yang akan kami tuju. Kami juga sudah menyiapkan 900 alat tes urine untuk memeriksa para pelajar,” tandasnya. (Ap)