Sambut MEA, DPUPR Pringsewu Beri Pelatihan Konstruksi ke Tukang

DPUPR Pringsewu melalui Bidang Binamarga gelar kegiatan tenaga kerja terampil konstruksi yang diikuti oleh 25 peserta se-Kecamatan Gading Rejo. (Nanang)

PRINGSEWU – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Pringsewu melalui Bidang Binamarga gelar kegiatan tenaga kerja terampil konstruksi yang diikuti oleh 25 peserta se-Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan pelatihan konstruksi yang digelar selama dua hari mulai 17- 18 Maret 2019 di Balai Pekon Yokyakarta, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada para tukang agar dapat bersaing ditingkat nasional. Para tukang yang mengikuti pelatihan akan diberikan sertifikat keterampilan, selain itu bertujuan menguji kompetensi atas keahlian pekerjaan yang dimiliki oleh tukang dimana pengujian ini dilakukan dari tim Ustk dan Asesor dari Lpjk Provinsi Lampung berdasarkan UU Jasa Konstruksi No. 2 Tahun 2017.

Kepala bidang Binamarga Pringsewu Ahmad Handri Yusuf saat membuka acara pelatihan sertifikasi mengatakan seluruh pekerja konstruksi di Kabupaten Pringsewu harus mengikuti kompetensi dan sertifikasi. Tujuannya, agar terjamin kualitas pekerjaannya dan disiplin mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Pekerja konstruksi tidak boleh bekerja karena kebiasaan, tapi harus sesuai kaidah keilmuan dan tentunya taat SOP. Dengan begitu resiko terjadi kecelakaan kerja konstruksi atau kegagalan bangunan bisa diminimalisir,” katanya, Senin (18/3/2019).

Meski para peserta sudah mempunyai skill, namun dengan mengikuti Setara akan mendapat ijazah (sertifikasi) dari kemampuan yang dimiliki.

“Tujuan dari pelatihan ini untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang telah diberlakukan mulai awal tahun ini. Peserta pelatihan  tidak hanya dapat pengetahuan dalam bidang keterampilan konstruksi, namun juga diberikan pelatihan mengenai perundang-undangan tentang jasa kontruksi, serta praktek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), juga meningkatkan taraf hidup,” tutupnya. (Nanang)

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Pringsewu melalui Bidang Binamarga gelar kegiatan tenaga kerja terampil konstruksi yang diikuti oleh 25 peserta se-Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu.

Kegiatan pelatihan konstruksi yang digelar selama dua hari mulai 17- 18 Maret 2019 di Balai Pekon Yokyakarta, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada para tukang agar dapat bersaing ditingkat nasional. Para tukang yang mengikuti pelatihan akan diberikan sertifikat keterampilan, selain itu bertujuan menguji kompetensi atas keahlian pekerjaan yang dimiliki oleh tukang dimana pengujian ini dilakukan dari tim Ustk dan Asesor dari Lpjk Provinsi Lampung berdasarkan UU Jasa Konstruksi No. 2 Tahun 2017.

Kepala bidang Binamarga Pringsewu Ahmad Handri Yusuf saat membuka acara pelatihan sertifikasi mengatakan seluruh pekerja konstruksi di Kabupaten Pringsewu harus mengikuti kompetensi dan sertifikasi. Tujuannya, agar terjamin kualitas pekerjaannya dan disiplin mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Pekerja konstruksi tidak boleh bekerja karena kebiasaan, tapi harus sesuai kaidah keilmuan dan tentunya taat SOP. Dengan begitu resiko terjadi kecelakaan kerja konstruksi atau kegagalan bangunan bisa diminimalisir,” katanya, Senin (18/3/2019).

Meski para peserta sudah mempunyai skill, namun dengan mengikuti Setara akan mendapat ijazah (sertifikasi) dari kemampuan yang dimiliki.

“Tujuan dari pelatihan ini untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) yang telah diberlakukan mulai awal tahun ini. Peserta pelatihan  tidak hanya dapat pengetahuan dalam bidang keterampilan konstruksi, namun juga diberikan pelatihan mengenai perundang-undangan tentang jasa kontruksi, serta praktek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), juga meningkatkan taraf hidup,” tutupnya. (Nanang)

Redaksi TabikPun :