Seleksi Balon Dewan Pendidikan, Komisi II Usul Kuatkan Pendidikan Dasar

Metro – Dikembalikannya Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat kepada Pemprov Lampung nampaknya harus menjadi pertimbangan panita seleksi (pansel) bakal calon (balon) Dewan Pendidikan Kota Metro.  Komisi II DPRD Kota Metro mengusulkan agar pansel dapat mengakomodir balon yang berasal dari bidang pendidikan dasar.

“Sekarang kita ini hanya mengurus pendidikan dasar. Dan adanya dewan pendidikan itu kan harapanya dapat mendukung program pendidikan agar berjalan sukses. Jadi kepala sekolah SMP atau SD patutnya bisa ada di dalam dewan pendidikan. Karena mereka yang tahu seperti apa persoalan ditingkat sekolah dasar,” papar Ketua Komisi II Tondi Nasution, Jumat (17/3).

Menurutnya, visi dan misi kedepan Dewan Pendidikan haruslah lebih simple dan selaras dengan kebutuhan pendidikan dasar di Bumi Sai Wawai. Banyak program dari daerah lain yang dapat diwujudkan di Kota Metro melalui Dewan Pendidikan.

“Seperti Taman Belajar, yang simple seperti itu sajalah. Kita kan fokus mengurusi SMP dan SD. Jangan terlalu sulit programnya. Nanti malah tidak terlaksana,” kata dia.

Sementara Ketua Panita Seleksi (Pansel) Pemilih Dewan pendidikan Kota Metro Prof. Handoko menerangkan, perekrutan bakal calon (balon) Dewan pendidikan akan dilakukan secara terbuka memenuhi syarat dan ketentuanya. Keputusan Walikota Metro itu pun telah mendapat persetujuan DPRD Kota Metro.

“Dengan disetujui ini kita akan menjaring balon yang terutama  berkopetensi terkait di bidang pendidikan. Sesuai ketentuan hanya 22 calon yang akan dipilih. Setelah ditetapkan 22 orang itu akan diuji publik lagi di sosial media untuk melihat tanggapan masyarakat,” benernya.

Jika tidak ada persoalan pada uji publik, lanjut dia, 22 nama tersebut akan diserahkan kepada Walikota Metro. Kemudian akan kembali dijaring menjadi 11 nama yang akan mengisi struktur di Dewan Pendidikan.

“Menentukan 11 orang tadi sudah jadi kewenangan Walikota. Untuk menentukan siapa yang menjadi ketua atau sekretaris ditahapan lain ya. Mudah-mudahan dalam pembentukan anggota Dewan Pendidikan yang baru priode 2017-2022 bisa lebih menjadikan kota pendidikan lebih maju dan berkembang,” tutupnya. (Adv)

Redaksi TabikPun :