www.tabikpun.com, Metro – EP (20), warga Kecamatan Natar, Lampung Selatan, babak belur dihajar massa. Ia kedapatan hendak membegal DS (15), warga Metro Kibang.
Informasi yang dihimpun dilapangan, aksi begal terjadi saat korban yang hendak pulang ke rumahnya melintas di Jalan Adipati, Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Rabu (8/2) petang.
Ternyata, EP bersama rekannya yang berhasil melarikan diri, telah membuntuti korban mulai dari Jembatan Metro Selatan. Saat posisi jalan sepi, kedua pelaku baru menjalankan aksinya.
Korban yang mengendarai Honda Beat BE 8621 FP dipepet dan ditodong senjata tajam jenis pisau oleh pelaku. Kemudian dipaksa untuk berhenti dan meminta korban menyerahkan kendaraannya.
“Tapi saya menolak. Ya berkelahi. Saya lawan,” ujar DS yang sempat terluka saat mempertahankan kendaraannya, Kamis (9/2). Korban pun tersungkur jatuh karena sabetan pisau pada bagian tangan dan perut.
DS kemudian berteriak minta tolong yang didengar pengendara lain dan masyarakat sekitar. Kedua pelaku yang panik, kemudian mencoba melarikan diri. Tapi naas, tersangka EP yang mengendarai Supra X 125 tanpa plat berhasil dikepung warga.
Tak pelak, sejumlah jap dan uppercut mendarat bebas di tubuh dan wajah EP, oleh warga yang kesal atas ulah pelaku. Beruntung, aparat Polsek Metro Timur tengah melintas di sekitar TKP.
EP kemudian dibawa ke Mapolsek Metro Timur untuk dimintai keterangan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Ajun Komisaris Yohanis mengaku pihaknya masih melakukan pengembangan atas aksi begal di wilayah Metro Timur.
“Tersangka sudah di polres. Cuma saya lagi di Bandar Lampung, lagi ada rapat. Yang pasti kita sudah kantongi identitas rekan tersangka. Saat ini masih dalam pengembangan,” tukasnya via telepon.
Ditambahkannya, selain mengamankan pelaku, polisi juga mendapatkan barang bukti Hondra Supra X 125 milik tersangka dan satu sarung pisau. “Nanti kita kabari bagaimana perkembangannya ya,” tuntasnya.(ga)