Serbuan Vaksinasi di Kota Metro Berbuah PPKM Level 1 

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin saat dikonfirmasi di halaman Masjid Taqwa, Selasa (19/10/2021). (Adi)

METRO – Percepatan vaksinasi guna penanganan Covid-19 di Kota Metro menuai hasil positif. Hal ini dibuktikan dengan turunnya status PPKM di Kota Metro menjadi level 1.

Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin mengatakan, saat ini hanya Bumi Sai Wawai yang menyandang status level 1 di Provinsi Lampung. Adapun penurunan level ditetapkan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 54 tahun 2021.

“Jadi penilaian itu satu pada protokol kesehatan (prokes) dan kedua vaksinasi. Prokes tetap dinilai pada 6 parameter. Di antaranya jumlah kasus per 100 ribu kita pada level 1. Jumlah perawatan per 100 ribu kita pada level satu. Kemudian jumlah kematian kita juga pada level 1,” bebernya, Selasa (19/10/2021).

Dijelaskannya, penilaian juga dilakukan pada respon atau bagaimana tanggap suatu pemerintah yang dinilai dari positivity rate. Untuk Kota Metro angka positivity rate pada 3 bulan ini berada pada di bawah 5 persen.

“Nah ini yang harus kita pertahankan. Yang kita khawatirkan adalah BOR. Maka kita pertahankan juga untuk bed di rumah sakit supaya jangan sampai naik. Untuk saat ini BOR rendah sekali kisaran 3 persen yang dulu pernah 83 persen,” lanjut Wahdi.

Tak hanya itu, kata Wahdi, penilaian juga dilakukan pada capaian vaksinasi di Kota Metro. Untuk penilaian level 2 dan 1 angka vaksinasi tahap 1 harus mencapai 70 persen dari sasaran.

“Namun kalau sudah ditentukan maka yang dilihat vaksin lansianya. Kalau vaksin lansianya pada titik 40 persen, itu dia bertahan di level 2. Tapi kalau dia tidak tercapai dalam 2 minggu, maka bisa turun levelnya. Maka kemarin kita membentuk Gas Vaksin atau Gerakan Aksi Serentak Percepatan Vaksin terutama pada lansia,” terangnya.

Menurutnya, ini berkat upaya yang dilakukan beberapa pihak dalam mengikatkan pencapaian vaksinasi.

“Alhamdulillah kalau kita lihat di vaksin.menkes.go.id, kita bisa lihat dan evaluasi terus. Nah ini tentu berkat semua. Gerakan serentak pemerintah, Fokorpimda, Ormas, Orpol dan semuanya,” ujarnya.

Meski demikian, Wahdi mengimbau masyarakat untuk tidak terlena dan tetap terapkan prokes.

“Nah kepedulian kita. Yang paling penting sekali, tahan, tahan, tahan jangan euforia. Masker yang paling penting. Masker dulu. Kita kejar vaksin kita. Insyaallah vaksin 1 kita sudah sampai hampir 99 persen. Kemudian vaksin 2 kita masuk 48 mendekati 50 persen,” ungkap Wahdi.

Sementara, untuk kelonggaran yang akan ditetapkan pada penurunan PPKM level 1 tersebut masih akan jadi pembahasan. Rencananya pihaknya akan kembali membahas mengenai kebijakan yang akan ditetapkan. “Ya kalau kita level 1 kan tetap. Nanti kita bahas sesuai Imendagri,” pungkasnya. (Adv)

Redaksi TabikPun :