Short Escape Bersama Teman ke Kota Kembang

Kota kembang adalah sebuah sebutan yang sangat melekat dengan salah satu kota yang terkenal di Indonesia. (Ist)

BANDUNG  – Kota kembang adalah sebuah sebutan yang sangat melekat dengan salah satu kota yang terkenal di Indonesia, salah satu kota yang terletak di belahan Jawa Barat yang semua orang mungkin sudah mengenalnya, sebut saja Kota Bandung. Kota Bandung menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat terkenal di Jawa Barat, pasalnya Bandung selalu menyuguhkan hal-hal yang menarik di dalamnya, mulai dari kebudayaan, desain infrastruktur, lingkungan yang damai, kota yang asri, dan masih banyak lagi yang terdapat di kota kembang ini.

Julukan Kota Kembang berasal dari keindahan alamnya, yaitu dengan suguhan dari banyaknya pohon yang tumbuh mekar disana dan sekaligus julukan ini juga mencerminkan pesona budaya kota Bandung itu sendirinya. Banyak destinasi wisata yang dapat disinggahi di Kota Bandung ini, salah satunya adalah Braga.

Braga adalah nama jalan utama di Bandung, Indonesia yang merupakan salah satu ikon kota Bandung. Braga sendiri menjadi salah satu tujuan ”short escape” saya dan teman ketika berada di kota Kembang ini, Sabtu (15/2/2025).

Perjalanan Singkat Menuju Kota Kembang

Perjalanan ke kota Kembang ini atau Bandung adalah didasari oleh kesenggangan waktu dan juga anggap saja sebagai ”perayaan patah hati” bagi saya karena adanya patah hati ini membuat saya ingin melepas semua pikiran yang ada dipikiran sehingga membuat diri saya tergerak untuk melakukan perjalanan singkat ke Bandung.

Mengapa Bandung menjadi pilihan saya untuk singgah? Karena Bandung memiliki banyak cerita bagi saya dan kota ini menjadi salah satu wishlist tempat yang ingin saya kunjungi bersama ketika masih bersama dengan ”dia” dan ketika kenyataan berkata lain hasilnya saya mengajak teman saya untuk setidaknya menjadi pendamping saya ketika berada disini. Perjalanan menuju Bandung kurang lebih memakan waktu sekitar 2-3 jam dalam perjalanan, melewati banyak jalan yang baru menjadikan sebuah kisah tersendiri bagi diri saya sendiri.

Pengalaman berharga yang diciptakan dari perjalanan ini akan menjadi cerita di suatu hari kelak. Bandung menjadi destinasi yang saya sangat ingin tuju karena banyak sekali ulasan mengenai kota ini di media sosial dan tak dapat saya pungkiri bahwasanya Bandung memiliki keindahan yang elok baik dari bagian kota maupun sampai ke bagian pelosok.

Perjalanan singkat ini kebetulan saya mendapatkan bantuan dari teman saya yang berkuliah di Universitas Padjajaran berupa tempat penginapan yang awalnya saya dan teman saya berancana untuk menginap di penginapan terdekat di kota Bandung tapi untungnya teman saya yang berkuliah di UNPAD menawarkan tempat kosannya sebagai tempat untuk menginap bagi saya dan teman saya ketika berada disana.

Singgah Sementara dan Menghabiskan Waktu di Bandung

Singkatnya, setelah singgah ke kosan teman saya yang berada di daerah dekat UNPAD tepatnya dibelakang universitas tersebut, kami berdua istirahat dan membereskan barang bawaan yang kami bawa. Kami berdua istirahat kira-kira hampir 2 jam yang dimana ini membuat diri kita yang awalnya lelah menjadi bugar kembali. Sore hari pun tiba, kami bersama teman yang lain menyambangi salah satu warung yang katanya menjadi ”tongkrongan” mahasiswa fakultas hukum di sana dan sebut saja nama warungnya adalah Pawon Najwa.

Pawon Najwa merupakan sebuah warung yang saya juga kurang tau letaknya dimana, warung ini tidak jauh beda seperti warung pada biasanya. Warung Pawon Najwa ini menjual banyak sekali menu makanan yang cocok di domper mahasiswa, contohnya ada omelet telur kornet, nasi goreng, kwetiau, bubur, dan masih banyak lagi. Setelah kami selesai makan, kami kembali ke kosan untuk mengerjakan tugas dan kebetulan ada salah satu dari teman saya mengajak untuk keluar di malam hari mencari makanan dan jalan jalan.

Kami menyambangi gedung kedinasa yaitu IPDN dan juga ITB yang kebetulan berada berdekatan dengan kampus UNPAD itu sendiri. Keesokan harinya, saya kembali menyantap sarapan di warung Pawon Najwa dengan menu yang saya pilih adalah omelet telur kornet.

Betapa enaknya menyantap makanan sederhana namun membuat perut kenyang dan selang beberapa waktu, kami mulai membereskan barang bawaan karena kami akan pulang ke Sukabumi pada pukul 12.00 siang hari. Tawa dan canda meluap di saat itu seperti perpisahan yang sebenarnya, suasana Bandung dan Jatinangor yang di kala itu sejuk dan dingin membuat tiap waktu yang kami habiskan terasa singkat namun banyak kenangannya.

Akhirnya kami kembali menuju arah pulang ke Sukabumi dengan hati dan pikiran yang lepas walaupun lelah di perjalan pulang, hal itu tidak membuat surut hasrat kami untuk kembali ke kota perantauan yaitu Sukabumi. Singkatnya, kami sampai pada pukul 15.30 sore hari dengan badan yang cukup lelah karena menerjang kurang lebih 4 jam perjalanan.

Saya dan teman saya kembali ke kosan masing masing dan istirahat setelah sampai karena kelelahan di dalam perjalanan. Perjalanan singkat ”short escape” ini akan menjadi cerita di kemudia hari yang pastinya akan membekas terutama di diri saya pribadi. Waktu, tawa, canda, dan luapan emosi bahagia bercampur aduk kala itu dan saya akan selalu menciptakan hasrat untuk kembali lagi ke Kota Kembang di suatu hari nanti.

Nama :               Zaky Arief Nugraha

NIM :               J1401231047

Tugas :               Praktik Penulisan Media

Redaksi TabikPun :