Lampung Tengah News

Takut Tertular, Dua Penumpang Dari Jakarta Diturunkan Sebelum Sampai Tujuan

Dua warga HTI Bandar Mataram Register 45 dari Jakarta dijemput Petugas Medis RSUD Demang Sepulau Raya di RB 2 Kecamatan Rumbia, Lamteng, Rabu (1/4/2020). (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – Dua penumpang travel dari Jakarta tujuan HTI Bandar Mataram, Register 45 membuat geger warga RB 2, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah (Lamteng), Rabu (1/4/2020).

Informasi tersebut bermula dari video yang beredar yang menyebut kedua orang tersebut diduga telah terpapar virus Corona lantaran berasal dari Jakarta yang merupakan zona merah.

Dari informasi yang diterima Tabikpun.com, dua orang berkelamin perempuan dan laki-laki itu diturunkan sopir travel di RB 2, Kecamatan Rumbia sebelum sampai tujuan. Sang sopir takut tertular virus Corona karena keduanya berasal dari Jakarta.

Alhasil, informasi tersebut sampai ke Petugas Medis RSUD Demang Sepulau Raya yang langsung melakukan penjemputan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Anggota Komisi IV DPRD Lamteng Baroji yang juga Ketua Aliansi Masyarakat Cinta Damai (Almacida) setempat menerangkan, warga setempat melihat keduanya berada di warung pinggir jalan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, dan mulai menanyakan asal dan tujuan keduanya.

“Dari keterangan mereka, sebelumnya mereka ini pulang naik travel dan sebelum naik travel mereka diperiksa oleh klinik di Jakarta, bukan di karantina atau pasien ODP, hanya diperiksa saja tidak apa-apa,” jelasnya.

Ia menambahkan, kepulangan keduanya pun telah diketahui UPTD Puskesmas Bandar Mataram, sesuai SOP pihak Puskesmas pun menghubungi pihak kecamatan agar menginformasikan kedua orang tersebut agar terlebih dahulu menjalani prosedur penanganan Covid-19 sebelum pulang ke rumah.

“Tetapi nahas, karena sopir ketakutan keduanya malah diturunkan di sekitar Lapangan Kampung Rukti Basuki (RB) 2, Kecamatan Rumbia sekitar pukul 03.00 WIB. Keduanya pun duduk di warung warga,” ulasnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Petugas Puskesmas Bandar Mataram pun dihubungi dan datang mengkonfirmasi apakah keduanya warga yang dimaksud. Setelah dipastikan, petugas pun menghubungi RSUD Demang Sepulau Raya untuk menjemput keduanya.

“Keduanya pun dijemput petugad RSUD Demang Sepulau Raya menggunakan APD lengkap. Keluarga mereka juga sudah dihubungi. Saya bersama warga pun mengambil langkah pencegahan dengan menyemprotkan desinfektan tempat keduanya singgah,” tukasnya.

Terpisah, Direktur RSUD Demang Sepulau Raya dr. Hasril Syahdu membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, saat ini kedua orang yang dijemput telah di ruang isolasi.

“Keduanya koperatif, mereka sudah mengerti peosedurnya. Kondisinya sehat, tidak ada gejala. Tetapi tetap diisolasi sesuai prosedur pencegahan Covid-19,” tutupnya. (Mozes)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: