Tolak Kebijakan Pemerintah, Puluhan Anggota IMM Metro Gelar Aksi di Tugu Adipura

www.tabikpun.com, Metro – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Metro akan merapatkan barisan menggelar aksi menolak kebijakan pemerintah pusat di Tugu Adipura Bandarlampung, Selasa (13/6).

Kepala Bidang Organisasi PC IMM Kota Metro Harco Gemeli Putra menerangkan, sekitar 50 anggota IMM Metro akan bergabung bersama aliansi IMM se-Provinsi Lampung menolak kebijakan pemerintah pusat yang makin tidak berpihak kepada masyarakat.

”Teman-teman berkumpul di Korkom IMM di UM Metro. Besok pagi kami akan berangkat konvoi menggunakan motor dari Metro. Tadi sore spanduk juga sudah disiapkan untuk mendukung aksi nanti di Tugu Adipura,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (12/6).

Ia menambahkan, sebanyak tujuh tuntutan yang akan disampaikan pada aksi tersebut. Seperti mengecam Karakter Asasinasiltion (Pembunuhan karakter) yang dialamatkan kepada M. Amin Rais, dan Meminta kepada KPK untuk segera mengklarifikasi persoalan yang Melibatkan Bapak Prof. Dr. Muhammad Amien Rais, MA.

”Mendesak KPK agar segera mengusut tuntas kasus BLBI, Reklamasi Pantai, Kasus RS. SUMBER Waras, Kasus  E-KTP dan Century. Karena telah merugikan negara dengan nilai yang besar. Menolak Reklamasi, Tambang Semen di Rembang Jawa Tengah dan Tambang di Tumpang Pitu Jawa Timur,” kata dia.

Kemudian mengecam dan menolak penggusuran di Jakarta dan Karawang yang tak memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Meminta POLRI bertanggung jawab atas tindakan represif aparat terhadap aksi Mahasiswa.

”Mendesak pemerintah agar senantiasa hadir dalam menjaga hak kebutuhan dasar masyarakat, dengan tidak menaikkan harga Sembilan bahan pokok selama bulan suci Ramadan. Mendesak pemerintah agar menjaga stabilitas politik yang akhir-akhir ini cenderung berpotensi untuk memecah belah bangsa dan menyudutkan umat Islam dengan tudingan Radikalisme dan Terorisme,” ucapnya.

Sedangkan untuk Kota Metro, IMM Metro pun berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dapat fokus memperjelas visi dan misi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan. Yang tentu harus didukung oleh aparatur pemerintahan yang berkualitas.

”Kami juga berharap Pemkot Metro dapat tegas melarang tempat hiburan buka selama bulan ramadan. Itu sebagai bentuk antisipasi Pemkot Metro terhadap para pelajar dan mahasiswa agar jangan sampai terjerumus pada tempat-tempat hiburan malam yang tidak bermanfaat,” tutupnya. (ga)

Redaksi TabikPun :