Pringsewu – Wakil Bupati Pringsewu DR. Hi. Fauzi, SE, M.Kom, Akt. mengingatkan para pembuat makanan tradisional tahu di daerahnya agar tidak coba-coba menggunakan bahan-bahan kimia berbahaya maupun bahan-bahan pengawet yang tidak direkomendasikan untuk produk makanan dalam proses pembuatan tahu.
”Saya minta para pengusaha tahu agar berlaku jujur dalam menjalankan usahanya. Agar apa yang didapatkan dari usaha tersebut menjadi berkah. Juga dapat lebih inovatif mengolah produk berbahan dasar tahu. Agar makanan olahan tradisional ini (tahu) yang berprotein tinggi ini lebih disukai semua kalangan,” ungkapnya saat meninjau industri pengolahan tahu di Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Jumat (6/10/2017).
Sementara Yulius salah satu pengusaha tahu di wilayah tersebut mengaku senang dengn kunjungan Wabup Pringsewu di kediaman yang juga sebagai pabrik tahu miliknya. Ia memastikan akan menjalani semua pesan Wabup agar usahanya yang dijalankan bersama sang istri dapat berjalan lancar dan berkesinambungan.
”Usaha pembuatan tahu ini sudah lebih dari dua dasawarsa, melanjutkan usaha yang dirintis orang tua saya sejak tahun 1960-an. Pemasarannya sudah sampai ke daerah sekitar, seperi Pesawaran dan Bandar Lampung. Alhamdulillah, omset bersih setiap bulan kami bisa sampai Rp 10 juta. Kami juga senang dengan berjalannya usaha ini bisa mempekerjakan masyarakat sekitar sini,” imbuhnya.
Selain industri tahu milik Yulius, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi didampingi sejumlah pejabat pemkab setempat juga meninjau tempat-tempat pembuatan tahu lainnya di Pekon Gadingrejo yang menjadi salah satu sentra industri tahu di Kabupaten Pringsewu. Dimana di desa tersebut terdapat lebih dari 15 pengusaha tahu, yang merupakan binaan dinas perindustrian setempat. (Nanang)