METRO – Pemerintah Kota Metro kembali menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat di Aula
Kelurahan setempat, Kamis (23/02/2024). Musrenbang mengusung tema “Penguatan Infrastruktur untuk Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Metro Wahdi, Wakil Wali Kota Metro Qomaru, Sekretaris Daerah Metro Bangkit, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat Metro Barat, Lurah Mulyojati, serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat dan lembaga pemerintahan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Wahdi menyampaikan, Musrenbang tahun ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan potensi pembangunan di Kota Metro, serta menyusun rencana pembangunan yang berbasis pada kebutuhan dan potensi tersebut.
“Kita harus memastikan bahwa pembangunan yang kita lakukan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat daya saing Kota Metro. Saya mengajak agar kita semua bekerja lebih semangat lagi terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Saya juga berterima kasih atas capaian pembangunan yang sudah maksimal di Tahun 2024,” ucapnya.
Sementara Lurah Mulyojati, Ngadiono mengatakan capaian realisasi piutang PBB-P2 tahun 2024 Mencapai 61,3%, dan upaya strategic yang dilakukan untuk capaian PBB-P2 kelurahan Mulyojati yaitu semua pelayanan di Kelurahan di konfirmasikan untuk kewajiban membayar PBB-P2 dan membuka loket pembayaran di loket pelayan melalui aplikasi pajak Lampung Online.
“Upaya ini kita lakukan supaya memudahkan masyarakat dalam membayar pajak dan mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya melek pajak demi keberlangsungan pembangunan di Kota Metro,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama Musrenbang tahun ini juga diisi dengan diskusi dan presentasi dari berbagai narasumber, yang membahas tentang berbagai aspek pembangunan, seperti infrastruktur, ekonomi, dan lingkungan hidup. Kemudian Hasil Musrenbang tahun ini akan digunakan sebagai acuan untuk penyusunan rencana pembangunan Kota Metro tahun 2024. (Adv)