METRO – Wali Kota Metro Achmad Pairin meminta Ketua RT dan RW mendukung efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Mengingat RT dan RW merupakan ujung tombak utama pelakanaan program pembangunan.
“Insentif untuk Ketua RT dan RW memang masih terbiling kecil. Namun, saya berharap para Ketua RT dan RW tetap mampu memahami dan mengimplementasikan tugas dan fungsinya dengan baik dalam mendukung program pembangunan, khsusunya di Kota Metro,” kata Pairin saat memberikan pemahaman tentang tupoksi Ketua RT/RW se-Kecamatan Metro Timur di Aula Kantor Kelurahan Yosodadi, Senin (14/10/2019).
Menurutnya, Pemkot Metro secara bertahap akan terus berupaya meningkatkan besaran insentif para ketua RT dan RW.
“Tahun ini, Pemkot Metro menerima bantuan dana Rp352 miliar yang dialokasikan untuk pembangunan di tingkat kelurahan. Sekitar Rp500 juta yang akan masuk ke dana kelurahan. Diharapkan ini bisa lebih mengoptimalkan pembangunan di tingkat kelurahan,” ungkapnya.
Sementara Camat Metro Timur Rosita menerangkan, luas wilayah kecamatan setempat mencapai 1.171`hektare dengan jumlah penduduk 11.299 jiwa yang dibagi menjadi 57 RW dan 179 RT. “Pelaksanaan program dana kelurahan tahap pertama tahun ini sudah selesai seratus persen yang dilakukan dalam sejumlah kegiatan fisik,” terangnya.
Dia merinci, jumlah kegiatan dana kelurahan di kecamatan setempat: Kelurahan Yosorejo 26 kegiatan, Kelurahan Yosodadi 21 kegiatan, Kelurahan Tejoagung 11 kegiatan. Kemudian: Kelurahan Iringmulyo 15 kegiatan, Kelurahan Tejosari 28 kegiatan.
“Untuk kegiatan tahap kedua, masih dalam proses,” ujarnya.
Rosita berharap, pada tahun mendatang jumlaha dana kelurahan dari pemerintah pusat dan bantuan dari APBD Kota Metro bisa bertambah.
“Semoga tahun depan bantuan dana kelurahan kembali terealisasi dan bisa bertambah. Sehingga prioritas pembangunan khususnya di Kecamatan Metro Timur ini dapat terus berkelanjutan secara lebih maksimal,” tutupnya. (red)