METRO – Setelah sebelumnya Jalan Sukarno-Hatta di Metro Barat dan Jalan Pattimura di Metro Utara, kali ini kerusakan Jalan Letjend Suprapto di Kecamatan Metro Selatan dan Jalan Sutan Syahrir di Metro Timur jadi sasaran perbaikan warga dan pemuda.
Gerakan moral gotong-royong menimbun jalan rusak tersebut diinisiasi Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Metro di Metro Selatan, dan Masyarakat Jalan Sutan Syahrir di Metro Timur sejak, Minggu (26/6/2022) kemarin.
Tampak belasan pemuda bersama warga Kelurahan Tejo Agung, Metro Timur bahu membahu menambal jalan berlubang di Jalan Sutan Syahrir. Pun demikian dengan belasan pemuda dan masyarakat di Kelurahan Margodadi dan Sumbersari, Metro Selatan yang juga melakukan perbaikan dengan menimbun Jalan Letjend Suprapto yang berlubang.
Koordinator gerakan moral pemuda di Metro Selatan, Ali Nurdin menerangkan, aksi timbun jalan tersebut merupakan bentuk keprihatinan tak kunjung diperbaikinya jalan rusak oleh pemerintah.
“Kami para pemuda bersama warga sekitar gotong-royong menambal jalan yang berlubang. Warga prihatin atas kondisi jalan yang saat ini tengah menjadi kubangan karena musim penghujan, selain itu ketika musim panas jalanan berubah menjadi ladang debu,” kata Ali saat dikonfirmasi, Senin (27/6/2022).
Ali menjelaskan, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat dalam menjalani rutinitas harian. Tak hanya itu, masyarakat melakukan gotong-royong penimbunan dengan perlengkapan seadanya.
“Jalan ini merupakan jalan utama masyarakat untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari dan juga banyak anak-anak yang melintasi jalan ini karena dekat dengan TPA Al Amin, bahaya kalau di diamkan saja. Maka kami inisiatif sumbang dana dan berpartisipasi bursama pemuda dan warga, kami berharap ini menjadi perhatian pemerintah agar segera memperbaiki infrastruktur yang rusak,” ujarnya.
Khoirul, salah seorang warga yang turut serta dalam gerakan moral tersebut menyampaikan bahwa penimbunan jalan rusak tersebut merupakan bentuk kritik kepada pemerintah.
“Jika tidak ada bantuan dari pemerintah bukan mustahil akan ada penggalangan dana terkait infrastruktur yang perlu ditimbun. Semoga pemerintah lebih cekatan dalam menanggapi persoalan jalan di kota metro karena ini adalah akses untuk aktivitas kita semua,” ucapnya.
Warga tersebut juga mengungkapkan rasa terimakasihnya atas partisipasi masyarakat yang turut bergotong-royong dalam gerakan moral timbun jalan rusak di Metro.
“Banyak masyarakat yang merespon baik gerakan ini, bahkan masyarakat juga masyarakat yang bergerak didaerahnya masing-masing. Alhamdulillah juga ada bantuan material yang di berikan oleh masyarakat, semoga pemerintah dapat merespon cepat agar warga tak kecewa lebih parah,” tandasnya. (Red)