Pringsewu- Home industri air kerawang ( air isi ulang) di Pekon Ambarawa Timur, kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu Lampung, kini mulai menuai kritik dari warga dan masyarakat terkait kelayakan (laik), kebersihan dan keseterilannya.
Pasalnya air kemasan dalam derigen yang langsung dikonsumsi oleh konsumen tersebut dinilai warga terkesan kurang menjaga kebersihan.
“Terkait tentang kebersihan dan sterilnya kemasan air karawang memang perlu diutamakan karena semua demi kesehatan. Untuk itu perlu dalam setiap pembelian dicek terlebih dulu kebersihan didalam tabung jerigennya, berlumut atau tidak, apakah benar benar sudah teruji kebersihannya di laboratorium atau sudah mendapat izin resmi dari department kesehatan atau jenis lainnya, ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.
“Sterilisasi yang dimaksud mereka itu hanya sebatas filterisasi bukan sterilisasi standar air mineral, Oleh karena itu air krawang tidak menjamin kebersihannya dari kuman dan bakteri dengan demikian sebagai konsumen harus memasak air krawang tersebut demi menjaga kesehatan,” tambahnya.
Saat reporter tabikpun.com meminta keterangan kepada Rochmat selaku kepala pekon Ambarawa Barat terkait tentang kelayakan air kerawang dimaksud, Ia membenarkan adanya desas desus dimasyarakat.
” Menurut sepengetahuan saya dari pasca banjir itu belum pernah dilakukan uji lab lagi, bahkan uji lab waktu itu tahun 2015 habis itu belum pernah diuji lagi. Sementara tentang perizinan dari 26 Home industri, ada 4 home industri yang belum memiliki perizinan sebenarnya penyampaian dari pekon kepada pengelola sudah dilakukan untuk perizinan, upaya dari pekon nanti akan kita kumpulkan pihak pengelola kaitan dengan isu ini seperti apa tindak lanjutnya apa mau uji lab lagi,” ungkapnya.
(Nanang)