Lampung Tengah News

Warga Serahkan 20 Senpi Ilegal ke Polres Lamteng

Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Lamteng menunjukkan senpi ilegal saat ungkap perkara. (Mozes)

 

LAMPUNG TENGAH – Polres Lampung Tengah dan Polsek-polsek se-Lamteng menerima penyerahan 20 senjata api illegal berikut lima butir peluru dari masyarakat, Selasa (4/11/2018). Penyerahan ini hasil komunikasi kepolisian dengan para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi mengatakan 19 pucuk senpi laras pendek dan sepucuk senpi laras panjang yang diperoleh dari masyarakat merupakan wujud kerjasama dan komunikasi kepolisian dengan para tokoh.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat melalui para tokoh itu agar menyerahkan senpi illegal yang berada pada kekuasaan mereka. Atas itikad baik masyarakat yang menyerahkan senpinya, kepolisian berkomitmen untuk tidak melakukan langkah-langkah hukum terkait kepemilikan senpi tersebut.

Kapolres mengakui sejumlah senjata terindikasi pernah diperjual belikan atau dipergunakan dalam tindak kejahatan. Meskipun demikian adanya itikad baik masyarakat menyerahkan secara cuma-cuma membuat kepolisian berkomitmen tak akan memproses kepemilikan senjata-senjata tersebut.

“Kami imbau masyarakat melalui tokoh-tokohnya. Kami komit tidak dipidana karena itikad baik mereka bersedia menyerahkan cuma-cuma,” kata dia.

Senpi illegal diserahkan melalui Polres Lamteng (dua pucuk), Polsek Terbanggibesar (2), Gunungsugih (2), Trimurjo (1), Rumbia (1), Kalirejo (1), Bangunrejo (1), Seputihmataram (1 dan amunisi 2), Seputihraman (1), Seputihsurabaya (1), Seputihbanyak (1), Terusan Nunyai (2 dan amunisi 3), Padangratu (1), Way Pengubuan (1), Selagai Lingga (1) dan Polsek Punggur (1). (Mozes)

IKLAN

iklan kpu way kanan

IKLAN

metro

DAPATKAN PROFIT JUTAAN RUPIAH

IKLAN

mesuji

IKLAN

 kapolres tanggamus-001.jpg

IKLAN

kapolsek gading rejo

IKLAN

kapolsek pugung

IKLAN

dprd lamteng