METRO – DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Metro Pembicaraan Tingkat II tentang pengambilan keputusan terhadap Raperda Kota Metro tentang APBD TA 2019 di Ruang Sidang DPRD Metro, Jumat (30/11/2018).
Dalam rapat paripurna, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan beberapa prioritas pembangunan dan serapan anggaran yang diusulan fraksi-fraksi di DPRD. Seperti penataan Pasar Cendrawasih, Peningkatan Sarana dan Prasarana Kesehatan terutama pelayanan cuci darah dan Klinik Jantung di RSUD Ahmad Yani, Peningkatan SDM Aparatur terutama tenaga pendidik, pendukung sarana prasarana maupun peningkatan kapasitas Satpol PP.
”Kemudian, hasil reses anggota DPRD untuk kegiatan peningkatan sarana dan prasarana seperti pembangunan jalan lingkungan, bantuan rumah ibadah, pembangunan drainase, dan bantuan sumur bor. Sebagian besar hasil reses telah diakomodir dalam perencanaan APBD dengan memperhatikan proporsi wilayah dan kebutuhan konstituen,” paparnya.
Ia menambahkan, untuk memberikan manfaat nyata secara langsung akan dilakukan percepatan proses administrasi sehingga pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan dapat berjalan pada triwulan I di 2019.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih, karena dari reses tersebut menjadi masukan bagi kami untuk mengetahui kebutuhan rill masyarakat. Kemudian, hasil reses tersebut akan kami koordinasikan lebih lanjut sehingga perencanaan ini dapat terlaksana dan tepat sasaran, dengan menetapkan lokasi dan jenis kegiatan,” tukasnya.
Diketahui, dalam rencana APBD TA 2019 target pendapatan daerah sebesar Rp 888,9 miliar. Pendapatan bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 141 miliar, dana perimbangan senilai Rp 657 miliar, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 89 miliar. (Adv)