LAMPUNG TENGAH – Sebanyak 19 warga Kampung Bumi Mas Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) diduga suspect demam berdarah dengue (DBD).
Dari 19 orang suspect, 4 orang sudah dinyatakan negatif DBD. Sedangkan sisanya sudah dua hari mengalami demam disertai pusing dan ngilu pada persendian. Warga tersebut kini telah mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit di Lampung Tengah.
Camat Seputih Agung Candra Sukma mengatakan, virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti telah menyerang warga sejak, Selasa (25/12/2018). Menurutnya, hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya.
“Kenapa saya bilang begitu, karena sebelumnya mereka sudah melakukan fogging namun masih saja terjangkit. Untuk sementara kami dari kecamata akan memfogging lagi bersama puskesmas setempat. Juga mengajak masyarakat untuk gotong royong bersih-bersih lingkungan rumah sekitar dan menggalakan 3M (menguras, mengubur dan menutup),” tukasnya. (Mozes)
Dari 19 orang suspect, 4 orang sudah dinyatakan negatif DBD. Sedangkan sisanya sudah dua hari mengalami demam disertai pusing dan ngilu pada persendian. Warga tersebut kini telah mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit di Lampung Tengah.
Camat Seputih Agung Candra Sukma mengatakan, virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti telah menyerang warga sejak, Selasa (25/12/2018). Menurutnya, hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya.
“Kenapa saya bilang begitu, karena sebelumnya mereka sudah melakukan fogging namun masih saja terjangkit. Untuk sementara kami dari kecamata akan memfogging lagi bersama puskesmas setempat. Juga mengajak masyarakat untuk gotong royong bersih-bersih lingkungan rumah sekitar dan menggalakan 3M (menguras, mengubur dan menutup),” tukasnya. (Mozes)Sebanyak 19 warga Kampung Bumi Mas Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) diduga suspect demam berdarah dengue (DBD).
Dari 19 orang suspect, 4 orang sudah dinyatakan negatif DBD. Sedangkan sisanya sudah dua hari mengalami demam disertai pusing dan ngilu pada persendian. Warga tersebut kini telah mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit di Lampung Tengah.
Camat Seputih Agung Candra Sukma mengatakan, virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti telah menyerang warga sejak, Selasa (25/12/2018). Menurutnya, hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya.
“Kenapa saya bilang begitu, karena sebelumnya mereka sudah melakukan fogging namun masih saja terjangkit. Untuk sementara kami dari kecamata akan memfogging lagi bersama puskesmas setempat. Juga mengajak masyarakat untuk gotong royong bersih-bersih lingkungan rumah sekitar dan menggalakan 3M (menguras, mengubur dan menutup),” tukasnya. (Mozes)