Dari Santri Menuju Wali Kota, Mufti: Santri Sehat Indonesia Kuat, Selamat Hari Santri

Foto kenangan Calon Wali Kota Metro Ahmad Mufti Salim saat menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Krapyak. (Ist)

METRO Sebagai alumnus Pondok Pesantren Kerapyak, Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober tentu menjadi hari Bahagia tersendiri bagi Calon Wali Kota Ahmad Mufti Salim. Bagaimana tidak, hari Santri Nasional ini tentunya menjadi momentum dan kenangan indah bagi sapaan akrab Mas Mufti mengenang masa lalunya selama menimba ilmu di Ponpes Krapyak. Dilansir dari unggahan pada Instagramnya,  Mufti berkomentar bahwa dirinya menimba ilmu selama 4 tahun.

“Empat tahun di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, tentu punya kenangan tersendiri. Bagaimana kita diajarkan untuk bertata krama yang benar antara santri dengan guru/ustaz dan Kiai. Seperti yang diajarkan dalam Kitab Ta’lim Muta’alim, karya Syaikh Az-Zarnuji, yakni tentang adab sebelum ilmu,” tulis Mas Mufti yang memang masih memegang erat ajaran kitab ini.

Selain mengenang tentang pengajaran terkait tata krama yang benar dari Kitab Ta’lim Muta’alim karya Syaikh Az-Zarnuji,  Mufti juga mengingati pernak-pernik kehidupan pondok yang dilaluinya selama 4 tahun di Pesantren Krapyak Yogyakarta.

“Seperti bagaimana makan ‘berjamaah’ bersama santri lain. Lain waktu, saya unggah foto sedang makan bersama santri lain ya, hehe,” kenangnya.

Terakhir, santri yang melanjutkan pendidikan ke Universitas Islam Madinah dan Universitas Kebangsaan Malaysia ini mengucapkan selamat hari santri.

“Namun demikian, kini kita dihadapkan pada situasi pandemi yang mengharuskan banyak penyesuaian- penyesuaian. Termasuk di institusi pendidikan. Selamat Hari Nasional 22 Oktober 2020. Santri Sehat, Indonesia Kuat,” pungkasnya. (Red)

Redaksi TabikPun :