PRINGSEWU – Diduga depresi, seorang bapak dua anak di Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu nekat gantung diri di rumahnya, Jumat (28/5/2021) sekira pukul 17.00 WIB.
Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan, SH., MH., mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK., menjelaskan, korban yang berprofesi sebagai buruh harian dan bernama Suripto (40) tersebut pertama kali ditemukan oleh istrinya Siti Hamidah (39) tegantung di seutas tali tambang warna biru terikat di rangka atap rumahnya.
“Mengetahui suaminya tergantung istri korban langsung berteriak minta pertolongan warga sekitar, kemudian langsung melakukan evakuasi korban bersama aparat kepolisian yang sudah tiba di TKP,” ungkapnya.
Ia menerangkan, hasil olah TKP dan pemeriksaan jenazah yang dilakukan petugas Kepolisian bersama dengan Tim medis dari Puskesmas Adiluwih, tidak menemukan adanya tanda bekas kekerasan, namun di tubuh korban terdapat ciri khas bunuh diri.
“Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, penyebab kematian korban murni bunuh diri,” terang Kapolsek.
Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya sudah dua kali dibawa berobat oleh pihak keluarga di rumah Sakit Jiwa Bandar Lampung karena mengalami halusinasi kejiwaan. Pihak keluarga pun menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban, maka jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga guna dilakukan proses pemakaman.
“Keluarga korban sudah mengiklaskan kematian korban dan menolak dilakukan autopsi maka jenazah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” pungkasnya. (Nanang)