LAMPUNG UTARA – Seorang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lampung Utara (Lampura) ditemukan meninggal dunia, Senin (22/10/2018), dalam gubuk hunian di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tanjung Harapan Kecamatan Kotabumi Selatan, Lampung Utara, tak jauh dari Tugu Payan Mas.
Korban diketahui bernama Suryadi (43) seorang laki-laki yang diduga meninggal karena sakit. Suryadi tinggal di dalam sebuah gubuk kecil dan ditemukan tewas hanya mengenakan celana pendek, di atas kasur tipis, terdapat pula dua buah guling disampingnya.
“Benar bahwa Suryadi adalah pegawai Lingkungan Hidup dan bekerja sebgai tenaga kebersihan. Dia meninggal karena sakit, untuk pengurusan jenazah Dinas Lingkungan Hidup yang mengurus,” Amran Yazid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Lampung Utara.
Sementara itu, pihak kepolisian Lampura membenarkan telah ditemukan mayat seorang laki-laki yang diduga meninggal karena sakit. Hasil identifikasi pada tubuh mayat tidak ditemukan luka-luka atau bekas aniaya.
“Benar ada penemuan mayat tersebut, saat dilakukan identifikasi tidak ditemukan bekas kekerasan, diduga kuat kematian korban karena sakit,” kata Aiptu Suroto, tim Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS), Polres Lampung Utara. (Adi)
Korban diketahui bernama Suryadi (43) seorang laki-laki yang diduga meninggal karena sakit. Suryadi tinggal di dalam sebuah gubuk kecil dan ditemukan tewas hanya mengenakan celana pendek, di atas kasur tipis, terdapat pula dua buah guling disampingnya.
“Benar bahwa Suryadi adalah pegawai Lingkungan Hidup dan bekerja sebgai tenaga kebersihan. Dia meninggal karena sakit, untuk pengurusan jenazah Dinas Lingkungan Hidup yang mengurus,” Amran Yazid, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Lampung Utara.
Sementara itu, pihak kepolisian Lampura membenarkan telah ditemukan mayat seorang laki-laki yang diduga meninggal karena sakit. Hasil identifikasi pada tubuh mayat tidak ditemukan luka-luka atau bekas aniaya.
“Benar ada penemuan mayat tersebut, saat dilakukan identifikasi tidak ditemukan bekas kekerasan, diduga kuat kematian korban karena sakit,” kata Aiptu Suroto, tim Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS), Polres Lampung Utara. (Adi)