Dinkes Tuba Beri Jaminan Operasi Gratis Terhadap Bocah Penderita Hydrocephalus

TULANG BAWANG– Kondisi kesehatan Muhammad Risqi (4) Penderita Hydrocephalus masih memprihatinkan.  Atas kondisi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Tulang Bawang (Tuba) dr. Herry Novrizal, MM mengujungi kerumah bocah malang ini untuk menyarankan Risqi menjalani operasi. Kepala dinas menyatakan, seluruh biaya pengobatan Risqi akan dibebankan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Kami akan urus kepesertaannya, karena orangtua Risqi adalah peserta JKN-KIS sehingga orangtua tidak lagi khawatir dengan biaya pengobatan,” katanya.

Permintaan dan saran itu disampaikan Kadiskes setempat, saat berkunjung ke rumah M. Risqi di kediaman orang tuanya,  di Kelurahan Gunung Sakti, kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (07/11/2017).

“Sebelumnya keluarga Risqi memang keberatan bila Risqi dioperasi. “Keluarga khawatir operasi akan gagal. Padahal Risqi sudah dianjurkan untuk operasi. Tapi keluarga takut,” tuturnya.

Dr. Herry pun mengarahkan keluarga agar Risqi segera mendapat penanganan yang baik. Terapi ini perlu dilakukan, karena kondisi fisik Risqi tidak akan membaik bila dibiarkan.

“Kondisi fisiknya diperbaiki, Tapi yang paling penting cairan yang ada di kepala ini harus dikeluarkan. Kasihan Risqi tidak bisa beraktifitas,” ujarnya.

Kadis juga memastikan, Risqi dan keluarga merupakan peserta BPJS Kesehatan. Sehingga, operasi bisa dilakukan secara gratis.

“Jika kelak dioprasi, cairan yang ada di rongga kepalanya akan dikeluarkan sehingga  diharapkan kondisi Risqi bisa membaik” harap kadis.

Sementara itu, ibu bocah mengakui atas penolakan sebelumnya Risqi diporasi,  pasalnya dirinya kawatir tindakan operasi nanti gagal.

“Saya khawatir Risqi meninggal karena operasi, saya dan keluarga akan berembuk dulu,” ujarnya.

Untuk diketahui, M. Risqi terdeteksi mengalami hidrosefalus sejak bayi. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang meminta agar masyarakat tidak menutup mata terkait adanya penderita penyakit Hidrosefalus.

“Jika memang ada penyakit tersebut yang masyarakat temukan segera melapor dan pihaknya akan segera menangani sang penderita,” Jelasnya.

Ditambahkannya, Untuk penderita Hidrosefalus yang sudah memiliki BPJS atau KIS maka langsung saja bawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit (RS) agar secepatnya mendapat perawatan yang efektif.

“Penyebab dari penyakit Hidrosefalus itu adalah adanya gangguan aliran cairan pada otak spinal atau akumulasi, yang dimana hal itu menyebabkan cairan di dalam otak menjadi banyak dan memberikan tekanan kepada jaringan otak dan sekitar.”Pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, selain mengecek kondisi kesehatan sang bocah, Kepala Dinas Kesehatan bersama staff juga memberikan tali asih kepada orang tua M. Risqi. (Roby)

Redaksi TabikPun :