LAMPUNG UTARA – Polres Lampung Utara (Lampura) selama dua pekan terakhir melakukan perburuan terhadap pelaku begal. Hasilnya, komplotan begal bersenjata senpi dan sajam dengan sembilan kasus perampasan diringkus dan diganjar timah panas.
Kapolres Lampura AKBP Bambang Yudo Martono pada konferensi pers di Polres setempat menerangkan, pihaknya tengah gencar menggelar operasi pemberantasan pencurian kendaraan bermotor dan perburuan begal. Pasalnya, kasus pembegalan, pencurian motor, dan pencurian dengan pemberatan sangat meresahkan warga Lampura.
“Modus pembegalan dengan mengejar, memepet, dan menodong pemilik sepeda motor. Kawanan begal lintas daerah ini tidak pandang sasaran dewasa, remaja, pria maupun wanita,” beber Kapolres, Senin (24/5/2021).
Saat beraksi, lanjut Kapolres, komplotan yang berjumlah tiga orang tersebut membawa senpi rakitan dan sajam jenis badik. Komplotan ini telah sembilan kali membegal di delapan tempat, salah satu dari ketiga pelaku pun diganjar timah panas di kaki.
“Selain komplotan ini, kami juga mengamankan pencuri motor, pembobol rumah, dan pelaku penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Kami juga mengamankan barang bukti berupa sepucuk senpi rakitan, dua peluru FN, lima sepeda motor, tiga badik, tiga handphone, dan dua barang lainnya,” tukasnya. (Adi/Yono)