METRO – Untuk meningkatkan kinerja Kelurahan Tangguh Nusantara (KTN), Pemerintah Kota (Pemkot) Metro beri Rp 75 juta per kelurahan. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Metro, Supriyadi melalui Kabid Anggaran BPKAD, Diah Widiyani.
“Untuk meningkatkan kinerja kelurahan dalam memperkuat satgas dan KTN, setiap kelurahan diberi anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 75 juta,” katanya, Minggu (8/8/2021).
Dana tersebut juga digunakan untuk memenuhi fasilitas serta penanganan Covid-19. Termasuk keperluan warga yang sedang isolasi mandiri (Isoman).
“Jumlah Rp 75 juta setiap kelurahan tersebut telah dialokasikan sejak April 2021. Nah, yang mengelola kelurahan. Dari bulan April sudah dialokasikan. Total anggaran Rp 1,65 miliar, terealisasi hingga saat ini sebesar Rp 813,5 juta atau 49,31 persen,” lanjut Diah.
Sementara bantuan sembako terhadap warga yang melakukan isoman bersumber dari dana tersebut, disediakan dalam beberapa paket saja.
“Paket sembako sekitar 10 sampai 20 saja, untuk jaga-jaga jika bantuan paket sembako dari Dinsos terlambat,” jelasnya.
Terakhir ia mengatakan, dengan pengalokasian anggaran, diharapkan kelurahan mampu menekan angka penambahan kasus positif Covid-19 di wilayah masing-masing. (Adi Herlambang)