Fasilitas RSU DSR Lamteng Rusak, Pasien Tak Bisa Diperiksa

Screen Shot WA ke Direktur RSU Demang Sepulau Raya Lamteng tidak Mendapatkan jawaban saat dikonfirmasi atas keluhan Pasien.

LAMPUNG TENGAH– Rumah sakit Umum Demang Sepulau Raya Milik Pemkab Lampung Tengah tenyata tidak lagi menjadi rumah sakit kebanggaan Warga Lampung Tengah. Pasalnya, lagi- lagi,  pelayanan yang dinilai bobrok, juga peralatan medis sudah pada rusak tidak bisa digunakan.

Salah seorang pasien, Agus Salim  misalnya, dirinya terpaksa dirawat di Rumah sakit ber plat merah tersebut lantaran mengidap sakit pinggang yang luar biasa dirasanya hingga menembus ke perut, setelah diperiksa, dirinya harus menjalani pemeriksaan intensip, namun sayang, fasilitas alat untuk USG di rumah sakit tersebut rusak dan dirinya terpaksa gagal menjalani USG.

Warga buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih ini menyatakan miris atas pelayanan rumah sakit, bagaimana tidak, selama empat (4) hari sejak Sabtu, (20/10/2018), dirinya menjalani rawat inap, sang pasien hanya sebatas pemberian obat, namun tidak menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui diagnosa penyakit apa yang Ia Derita.

Bapak tiga anak ini bercerita, awalnya Dirinya tiba di RS Demang dimasukan ke ruang unit gawat darurat (UGD) oleh perawat untuk dilakukan RONGSEN dan USG untuk mengetahui penyakit yang dideritanya namun hal itu tidak dilakukan oleh pihak RS.

Dirinya bersama keluarga sempat mempertanyakan kepada perawat di rumah sakit tersebut, dari pengakuan perawat, bahwa alat Untuk USG hanya ada satu unit dan itupun dalam kondisi rusak tidak dapat dipakai.

Bapak berusia 41 tahun ini menambahkan, Selama dirawat belum ada prubahan sama sekali dan hanya diberi obat tapi tidak tahu penyakit apa yang diderita, cuma kata dokter ada batu ginjal, tanpa di jelaskan rinci kepada pasien/keluarga pasien.

Agus Salim mengaku sangat kecewa atas Pelayanan dan fasilitas RSU Demang Sepulau Raya, jika ini dibiarkan, maka rumah sakit milik pemerintah tersebut akan menjadi rumah hantu akibat sepi pasien lantaran tidak ada yang mau berobat di rumah sakit tersebut.

Sementara itu, Direktur rumah sakit Demang Sepulau Raya, dr. Otnil saat dikonfirmasi via telp tidak diangakat dan Whats App terkait keluhan pasien tersebut tidak . ( Moses)

Redaksi TabikPun :