Gaji dan Dana Rutin Macet, Satpol PP Lampura Sampai Berhutang Untuk Bahan Bakar Damkar

Puluhan Satuan Polisi Pamong Praja desak Pemkab Lampura cairkan haknya. (Adi Susanto)

Lampung Utara – Kabupaten Lampung Utara ‘miskin’, hal itu dibuktikan dengan berbagai rentetan aks menuntut hak yang terjadi selama ini. Kini, Satuan Polisi Pamong Praja Lampung Utara ngeluruk ke Kantor Keuangan Pemkab setempat untuk mempertanyakan hak uang makan, uang piket pos, uang pengamanan lalu lintas, patrol dan uang kegiatan lainnya selama Maret, April, dan Mei yang belum dibayarkan.

Sarihusin selaku Kepala Bagian Penertiban Umum (Tibum) mengatakan pihaknya mempertanyakan hak gaji upah anggota serta uang kegiatan lainnya. ”Uang makan, piket pos, patroli, dan PAM lainnya dari bulan Maret belum dibayarkan,” ujar Kabid Tibum, Senin (28/5/2018).

Parahnya dana rutin pun belum keluar, alhasil pulsa listrik kantor habis, kamar mandi rusak, bahan bakar minyak mobil patrol pun tidak ada. ”Termasuk bensin mobil pemadam kebakaran pun kami ngutang dan hingga saat ini belum keluar,” tutupnya. (Adi)

Redaksi TabikPun :