Gempa 4,8 SR di Pesibar Tak Berpotensi Sunami 

Rudi Rudianto, Pengamat Meteologis dan Geofisika Muda, BMKG Lampung Utara. (Adi Susanto)

Tabikpun.com – Berdasarkan hasil analisis Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) telah terjadi gempa bumi sebesar 4,8 skala richter di Pesisir Barat (Pesibar), Senin (10/9/2018). Namun gempa tersebut tidak berpotensi memicu terjadinya sunami.

Guncangan itu diketahui dengan kekuatan M=4,8 Skala Richter dengan koordinat episenter 5.86 LS dan 103,89 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 74 km Barat Daya Pesisir Barat, Lampung pada kedalaman 25 km.

“Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempabumi dirasakan di daerah Liwa, Kabupaten Lampung Barat dan Krui, Kabupaten Pesisir Barat I-II SIG-BMKG (II-III MMI),” Kata Rudi Rudianto, Pengamat Meteologis dan Geofisika Muda, BMKG Lampung Utara, Senin (10/9/2018).

Menurutnya, dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi di kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi pergerakan Lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah Lempeng Eurasia. “Hingga saat ini belum adanya laporan kerusakan yang parah,” jelasnya.

Sementara dari Hasil monitoring BMKG hingga saat ini menunjukkan belum terjadi gempa bumi susulan. Untuk itu kepada masyarakat di daerah Lampung dihimbau agar tetap tenang karena gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan sunami. (Adi)

Redaksi TabikPun :