News Tanggamus

Gilir Anak Di bawah Umur, 5 Pemuda Berakhir di Bui

Kelima tersangka kini meringkuk di balik jeruji besi Polsek Pugung. (Nanang)

TANGGAMUS Polsek Pugung Polres Tanggamus mengamankan lima tersangka pencabulan anak di bawah umur, Kamis (21/1/2021). Empat diantaranya pria dewasa berinisial JK (27), IR (27), SA (21), AA (21) dan seorang pelajar berinisial RO (16).

Terkuaknya kasus tersebut, lantaran setelah kejadian korban meninggalkan rumah sehingga dilakukan pencarian dan akhirnya korban ditemukan berada di Pringsewu.

Setelah berada di rumah, korban menceritakan bahwa ia kabur karena merasa malu atas peristiwa yang dialaminya, sehingga orang tuanya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pugung.

Kapolsek Pugung Polres Tanggamus, Ipda Okta Devi, SH., MH., mengungkapkan, kelima tersangka ditangkap atas laporan pada 18 Januari 2021 tentang terjadinya tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Pelapor adalah JM (52) paman korban berinisial SP seorang pelajar berusia 15 tahun yang juga merupakan warga Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus.

“Kelima tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing, Kamis (21/1/21) pukul 09.00 WIB,” kata Ipda Okta Devi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Jumat (22/1/2021).

Kapolsek menjelaskan, perbuatan tersebut terjadi pada Oktober 2020,  bermula pada saat korban diajak oleh para pelaku untuk berhubungan badan selayaknya suami istri. Modus para pelaku mengiming-imingi akan memberi uang sehingga korban mau melakukannya, dan para pelaku berbuat secara bergantian/bergiliran.

“Kejadian sekitar akhir Oktober 2020, namun korban lupa tanggal kejadian, sekitar pukul 19.00 WIB di sebuah gubuk di Kecamatan Pugung,” jelasnya.

Dalam perkara tersebut, Polsek Pugung juga mengamankan barang bukti pakaian milik korban saat terjadinya pencabulan. Saat ini kelima tersangka berikut barang bukti ditahan di Polsek Pugung guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, mereka terancam Pasal 76 D jo Pasal 61 UU RI No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, ancaman maksimal 15 tahun,” pungkasnya. (Nanang)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

 IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: