BENGKULU – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meninjau vaksinasi ibu hamil (bumil) di RS Gading Medika Bengkulu, Sabtu (28/8/2021) pagi. Vaksinasi untuk bumi tersebut merupakan kali pertama dilakukan oleh Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Wilayah Bengkulu.
Peninjauan dilakukan Gubernur Rohidin untuk memastikan vaksinasi bagi bumil berjalan aman dan lancar, sehingga masyarakat tidak ragu dan takut untuk vaksin, khususnya bumil.
“Diharapkan dengan kegiatan vaksin ibu hamil ini masyarakat tidak khawatir dan cemas serta ketakutan berlebihan, Insya Allah semua berjalan aman, hanya lagi dipastikan kondisi badan ibu hamil sehat dan nanti dilakukan observasi,” tutur Gubernur Rohidin, saat peninjauan vaksinasi bumil.
Hari ini, kata Gubernur, ditargetkan 200 bumil telah dapat suntikan vaksin jenis Sinovac. “Setelah ini dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Bengkulu,” ujar Gubernur Rohidin.
Gubernur Rohidin meminta vaksinasi bumil ini juga dapat diikuti seluruh kabupaten/kota, serta tidak menutup kemungkinan dapat dilakukan di tempat praktek dokter atau bidan. Sementara Ketua POGI Wilayah Bengkulu dr. Demsi mengatakan, ada stok sebanyak 6.700 vial vaksin yang ditargetkan sampai Oktober nanti. Dimana untuk bumil diberikan vaksin jenis Sinovac yang dilakukan dua tahap.
“Selama ini ibu hamil tidak diberikan vaksin dan saat ini kami sudah mendapatkan rekomendasi,” sebut dr. Demsi.
Selain itu, ujarnya, vaksinasi ini bertujuan untuk menepis keraguan masyarakat, bahwa bumil tidak boleh divaksin. “Setelah kami mendapatkan rekomendasi, justeru ibu hamil itu salah satu sasaran kami, karena ibu hamil itu kondisinya lemah, sehingga perlu diberikan vaksinasi. Untuk sementara hanya vaksin jenis Sinovac saja dan yang direkomendasikan untuk ibu hamil yaitu kehamilan usia 13 hingga 35 minggu,” jelasnya. (Rahmat)