KNPI Way Kanan Gelar Dialog Bersama Lintas OKP Bahas Pemuda Masa Kini

Peringati Sumpah Pemuda ke-90, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Way Kanan mengundang 15 Organisasi Kepemudaan (OKP) berdialog membahas generasi pemuda masa kini di Gedung Pemuda, Senin (29/10/2018). (Dian Pirasta)

WAY KANAN – Peringati Sumpah Pemuda ke-90, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Way Kanan mengundang 15 Organisasi Kepemudaan (OKP) berdialog membahas generasi pemuda masa kini di Gedung Pemuda, Senin (29/10/2018).

Dialog bertema “Membangun Sinergi Pemuda Dalam Pembangunan”, juga dihadiri Wakil Bupati Way Kanan Dr. Edward Antony, unsur TNI, Kepolisian, dan OPD terkait. Dalam dialog, hampir keseluruhan membicarakan bahaya narkoba. Pasalnya, saat ini barang haram tersebut sudah tersebar luas di kalangan masyarakat, yang efeknya merusak generasi pemuda.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Way Kanan Andi Oktoviandi sangat mengapresiasi atas suksesnya penyelenggaraan acara tersebut, karena bukan hanya 15 OKP yang bernaung di KNPI saja yang hadir diacara tersebut. Seperti Karang Taruna, Pramuka, PKH, P3MD, dan seluruh elemen yang berkaitan dengan kemajuan pemuda Way Kanan.

“Saya harap seluruh bahasan yang disampaikan oleh masing-masing OKP tadi, ada tindaklanjut dari pemerintah dan khususnya pihak kepolisian dan badan narkotika Kabupaten Way Kanan terkait pemberantasan narkoba,” tukasnya.

Sementara Bendahara GP Ansor Way Kanan, Candra Abdullah Kurniawan yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan terima kasih kepada KNOI yang telah memfasilitasi diskusi antar OKP di Way Kanan. Ia berharap agar menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda kali ini untuk selalu menjaga kekompakan dalam hal kebaikan dan tetap dalam kesatuan Republik Indonesia jangan mau terkotak-kotak dan kita jaga Indonesia ini karena sejatinya NKRI harga mati.

“Dialog hari ini sangat menarik dimana, hampir keseluruhan membahas bahaya narkoba dan mendorong pihak kepolisian untuk semakin giat memberantas peredaran narkoba di way kanan. Semoga kedepanya OKP di Way Kanan bisa terus berjalan bersama, tanpa ada pengkotak-kotakan karena beda organisasi,” imbuhnya. (Dian)

Redaksi TabikPun :