Lama Menunggu Bantuan, Pedagang Cendrawasih Pinjam Bank Dirikan Kios

Pekerja mulai membangun kios milik Yanto pedagang asesoris di Pasar Cendrawasih. (Angga)

Metro – Sejumlah pedagang Pasar Cendrawasih mulai kembali membangun kios-kios paska kebakaran besar jumat lalu. Mereka mengaku tak ingin melewati momen puasa.

Bahkan, tak sedikit dari mereka yang rela meminjam uang agar bisa kembali berjualan. Yanto misalnya. Pedagang aksesoris menilai butuh modal sekitar Rp 10 juta untuk bisa mendirikan kios seperti sebelum kebakaran.

“Ini untuk kayu saja dan alat-alat ini sudah habis Rp 4 juta. Mau enggak mau. Ini kita pinjam demi dagang. Karena cuma ini harapan hidup kita,” ujarnya saat ditemui di Pasar Cendrawasih, Kamis (19/4/2018).

Ia mengaku, hingga saat ini belum ada bantuan material dari pemerintah. Hanya sembako berupa beras 10 kilogram (kg). Sehingga pihaknya mulai membangun sendiri meski harus berhutang. Karena momen puasa makin dekat.

“Ya buat ini kan enggak cukup sehari dua hari. Belum lagi kita atur-atur sama masukin barang. Ini saja sudah hampir seminggu kita enggak ada pemasukan sama sekali,” ujarnya yang berjualan aksesoris.

Ketua Himpunan Pedagang Kaki Lima Metro (HPKLM) Aswan Syaifulloh menjelaskan, tidak ada pilihan lain buat pedagang untuk tidak kembali mulai membangun kios. Karena jika menunggu bantuan akan lebih lama lagi tidak mendapat pemasukan.

“Kami ini kan mengandalkan pemasukan harian. Jadi kalau dua minggu tidak dagang, berarti dapur enggak ngebul. Hitungannya bukan rugi lagi, tapi hancur. Karena memang jualan inilah mata pencaharian,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama Dinas Perdagangan mengaku telah meninjau lokasi kebakaran, untuk membuat perencanaan pembangunan kios.

“Dari hasil data tinjauan di lokasi, kita (pemerintah) akan membantu 123 pedagang. Itu berupa material seperti seng. Dengan menggunakan dana tak terduga,” ujar Irianto, Kepala Dinas PUTR Kota Metro.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Metro Leo M Hutabarat menambahkan, wali kota telah mempersilahkan pedagang yang ingin membangun kembali di lokasi kebakaran. Namun, bukan bangunan permanen.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda mengaku akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait kebakaran Pasar Cendrawasih dan pedagang.

“Nanti secara resmi rekomendasi kita berikan saat paripurna LKPJ. Itu tanggal 24 April kalau tidak salah,” ujar Anna. Salah satu poin adalah terkait penataan pasar.

“Jadi kalau misal pedagang mau ditata atau dipindah ke lantai atas, itu harus menyeluruh dan ada sosialisasi kapan akan dilaksanakan. Apa yang ditawarkan ke pedagang dan lainnya,” ujarnya via telepon.

Selain itu, pihaknya juga meminta Pemkot mengeluarkan surat resmi kepada pedagang korban kebakaran. Karena sejumlah pedagang mengadu ke DPRD dan keberatan soal tempo pinjaman di Bank.

“Kalau mereka ada surat resmi sebagai korban kebakaran, minimal kan bank bisa mengerti atau mengeluarkan kebijakan lah yang bisa memberi tempo pada pedagang. Ya seperti itu kira-kira,” tuntasnya. (Ga)

Redaksi TabikPun :