METRO – Peluncuran Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro serta Maskot dan Jingle Pilkada Kota Metro tahun 2024, di Gedung Sessat Agung Bumi Sai Wawai yang digelar KPU berlangsung meriah.
Namun disayangkan, terlihat ratusan bangku tidak terisi alias kosong, bahkan hingga acara dimulai, pada, Kamis (23/5/2024) malam. Padahal, KPU Kota Metro telah mengundang Dewi Luna dan Mahatama Project, dengan harapan menjadi magnet pemilih, al hasil, sebaliknya justu sepi pengunjung.
Pantauan tabikpun.com di lokasi, kegiatan tersebut belum efektif menarik minat serta menggugah semangat demokrasi di Bumi Sai Wawai. Pasalnya, acara yang ditujukan sebagai ajang sosialisasi, justru tak sesuai dengan ekspektasi.
Belum diketahui sebab pasti minimnya minat pemilih untuk hadir, namun Ketua KPU Nurris Septa Pratama, meyakini acara tersebut merupakan bagian dari sosialisasi. “Ini kan salah satu bentuk dari sosialisasi,” ungkapnya.
Sementara terkait anggaran kegiatan tersebut, Ia mengarahkan wartawan untuk konfirmasi kepada sekretaris KPU Metro berapa anggaran digunakan. “Saya enggak paham itu, tanya kepada sekretaris,” ujar Septa menutup wawancara usai acara kepada awak media.
Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, Rosita, menerangkan, anggaran yang digunakan oleh KPU Kota Metro untuk Pilkada 2024 mencapai Rp 14 milyar.
“Kegiatan ini seharusnya sangat efektif untuk memastikan pemahaman masyarakat tentang sampai mana tahapan Pilkada 2024,” tambahnya. (Mahfi)