Nasir : Terbukti Ada Indikasi, Camat Metro Timur Pasti Disanksi

Sekda Kota Metro Ir. Nasir AT saat memberikan tanggapan berkaitan kehadiran Camat Metro Timur dalam kampanye salah satu paslon Cagub Lampung. (Arby Pratama)

Metro – Kehadiran Camat Metro Timur Dra. Rosita dalam kampanye terbatas berbalut pengajian berbuntut panjang. Hari ini, Inspektorat Kota Metro mulai bergerak melakukan pemeriksaan terhadap Camat tersebut berdasarkan perintah Sekertaris Daerah (Sekda).

Sekda Kota Metro Ir. Nasir AT mengungkapkan bila nantinya camat tersebut terbukti benar ikut berkampanye, pihaknya secara tegas akan memberikan sangsi hingga penurunan pangkat.

“Sepanjang dia itu melakukan kampanye dan dia berpihak itu sudah pasti ada sanksinya. Macam-macam sanksinya bisa sampai penurunan pangkat, jadi kita lihat dulu sejauh mana. Kan ada PP 53 jadi sanksi terendah beri pernyataan tidak puas,” ucapnya usai menghadiri Musrenbang Tingkat Kota Metro di Wisma Haji Alkhoiriyah, Kamis (01/03/2018).

Nasir juga mengungkapkan, sebelum memerintahkan inspektorat untuk memeriksa Camat Metro Timur, dirinya telah mendapat laporan langsung dari Rosita berkaitan dengan berita kehadiran dalam kampanye salah satu Paslongub Lampung yang di muat media massa.

“Ya kemarin siang dia lapor bahwa ada berita tentang kehadiran dia di kampanye, dia juga menyatakan padahal dia kesana itu atas undangan pengajian. Tapi kan saya enggak bisa terima gitu saja, jadi pagi ini saya perintahkan inspektorat untuk periksa. Sepanjang dia masih dalam koridor aturan kepala wilayah itu sah-sah saja yang penting dia tidak ikut kampanye, enggak ikut yel-yel, enggak ikut mendukung. Kalau dia mau melihat apakah jalannya kampanye itu sesuai dengan koridor, ya sah-sah saja,” terangnya.

Sekda juga mengungkapkan, dalam cerita Rosita dirinya tidak di tegur oleh panwas. Tidak mau percaya begitu saja sekda kembali menegaskan telah memerintahkan Inspektorat untuk memeriksa Rosita.

“Kalau yang dia ceritakan ke saya itu dia enggak di tegur gitu, dia ngomong karena lihat itu kampanye kemudian dia izin sama panwas untuk meninggalkan lokasi. Itu menurut dia, tapi saya sudah suruh periksa sama Inspektorat,” tandasnya. (Ap)

Redaksi TabikPun :