PDPM Pringsewu Gelar Musda Ke-III

PRINGSEWU- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten pringsewu menggelar Musyawarah Daerah di gedung SMP muhammadiyah 1 Gading, kecamatan Gading Rejo kabupaten Pringsewu, minggu, (25/2/2018).

Musda ke-III ini  mengusung tema “Membangun keunggulan insan menuju Islam berkemajuan”.  Selain membahas program kerja ke depan, kegiatan ini juga dijadikan ajang silaturahim kepada seluruh pengurus muhammadiyah dan meyerahkan buku sejarah Muhammadiyah di Kabupaten Pringsewu kepada ahli waris. Pembagian hadiah bagi juara dalam pertandingan Futsal yang diadakan dalam rangka Pra Musda juga mengisi acara tersebut.

Hardi santosa dalam sambutannya, Musda tersebut diharapkan melahirkan pemimpin muda yang mampu membawa organisasi ini lebih baik lagi, ucapnya.

Demikian diungkapkan Sudiyanto selaku ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah provinsi Lampung dalam membuka acara.

“Sebagai kader pemuda Muhammadiyah tentu punya kewajiban untuk turut mensukseskan Musda Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pringsewu ke III,” ungkapnya.

Sudiyanto menilai, kepemimpinan PDPM saat ini memang sudah berjalan cukup baik. Akan tetapi kepemimpinan ke depan perlu ada penyegaran organisasi yang mampu membawa organisasi Pemuda Muhammadiyah menjadi pelopor pemimpin bangsa.

“Tantangan pemuda Muhammadiyah ke depan sangat berat, rasanya perlu organisasi sayap Muhammadiyah dipimpin oleh anak muda yang mempunyai kualitas dan talenta untuk membesarkan organisasi,” paparnya.

Lain halnya dari ayahanda ketua PDM Kabupaten Pringsewu Ator Riyadi dalam tausiahnya, pemuda itu harus pemberani, semangat dan wajib bisa dalam khutbah dan siap dalam fastabiqul khoirul. Yang pertama konsolidasi, dan meningkatkan agenda kedepan.

“Angkatan Muda Muhammadiyah tidak pernah berhenti melakukan kaderisasi di tiap tingkatannya, baik di kalangan pelajar (IPM) maupun mahasiswa (IMM), maka ironis jika Pemuda Muhammadiyah kekurangan kader, dan sudah selayaknya kader-kader muda Muhammadiyah kembali ke payung besar Muhammadiyah,” tuturnya.

Ayahanda Ator menambahkan , Pemuda Muhammadiyah saat ini membutuhkan manager dakwah yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai dakwah di masyarakat pada umumnya baik dakwah bil lisan maupun bil hal.

“Dengan dipimpin oleh anak muda maka tumbuh kembang para kader persyarikatan dapat berkesinambungan sehingga timbul regenerasi yang mumpuni untuk mewujudkan tujuan muhammadiyah guna membentuk masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” tandasnya. ( Nanang).

Redaksi TabikPun :