Tulang Bawang – Polres Tulangbawang mendapat desakan serius dari Yayuk korban perampokan kendaraan bermuatan gabah yang di bawa dari Mesuji menuju Lampung Tengah. Yayuk meminta mobil dan gabah miliknya dapat segera ditemukan, pasalnya dua dari enam tersangka berikut penadah sudah berhasil ditangkap.
Kendaraan truk berwarna kuning kombinasi biru dengan BE 9305 L yang bermuatan gabah sebanyak 7,7 ton yang di kemudikan oleh Supriadi berhasil di rampok oleh kawanan Togar cs di Jalan Lintas Pantai Timur Bujung Tenuk, Menggala, Tulangbawang pada 31 Agustus 2018 lalu. Sementara sopir truk di buang di pinggir Jalan Lintas Timur, Tulangbawang.
Setelah berhasil di kuasai, kawanan yang berjumlah enam orang ini membawa hasil kejahatan ke daerah Lampung Timur, gabah yang berada di dalam mobil di jual kepada bos gabah bernama Eka murti alias Abeng (50) warga jalan satelit 1, Metro Timur. Kemudian gabah tersebut di kirim ke gudang penggilingan yang berada di Kampung Sekampung Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur.
Akibat kejadian tersebut, Tim Khusus Anti bandit 308 Polres Tulangbawang melakukan penyelidikan yang hasilnya diperoleh dari dua orang pelaku yang berasal dari Lampung Tengah yang kini telah berhasil diamankan bernama Togar dan Misni. Sementara empat orang lainnya berhasil melarikan diri.
Setelah berhasil mengamankan dua tersangka, Polisi kemudian melakukan pengembang terhadap penadah barang kejahatan, dua pelaku mengaku jika gabah tersebut dijual kepada Eka Murti alias Abeng dengan harga Rp.4.900 perkilo gram. Dari hasil keterangan tersangka kemudian polisi berhasil mengamankan satu orang penadah yang di ketahui bernama Abeng. setelah sejumlah pelaku berhasil diamankan petugas belum memberikan perkembangan terhadap korban.
Korban berharap mobil dan gabah miliknya segera ditemukan oleh petugas. “Saya sebagai korban perampokan, berharap polisi dapat menemukan mobil dan gabah yang di rampok, Polisi jangan main-main terhadap kasus saya ini, jika mampu ya tolong segera ungkap dimana keberadaan mobil dan gabah saya,” jelas Yayuk pemilik mobil berikut gabah.
“Saya ucapkan juga terima kasih atas berhasilnya Polres Tulangbawang, yang telah menangkap pelaku dan penadah dengan cepat serta dengan cepat merespon laporan kami, tapi mana mobil dan gabah milik kami yang hilang, kenapa belum terungkap, ada apa ini?,” imbuh korban. Sementara pihak kepolisian Polres Tulangbawang enggan memberikan keterangan terkait kasus tersebut. (Roby)