LAMPUNG TIMUR – Pemerintah kabupaten Lampung Timur (Lamtim) memberikan bantuan kepada Guru Ngaji, Imam Masjid, Marbot, Guru Sekolah Minggu, Pendeta Vihara dan Pemangku Pure se-Kabupaten Lamtim. Secara simbolis Bupati Lamtim Chusnunia dan Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bokhari menyerahkan bantuan tersebut di gedung Pusiban Pemkab Lamtim, Senin (25/9).
Dari laporan Panitia pelaksana yang disampaikan oleh Asisten Bidang Pemerintahan Tarmizi, pemberian bantuan ini sesuai dengan Keputusan Bupati Lamtim No B.73/23-SK/2017 tentang penetapan DPA dan Keputusan Bupati Lamtim Nomor B.459/23-SK/2017 tanggal 18 September 2017.
Jumlah penerima bantuan sosial ini ada sebanyak 1.561 orang, terdiri dari Guru Ngaji 935 orang dengan bantuan Rp1 juta per orang, Imam Masjid sebanyak 256 orang dengan bantuan Rp750 ribu, Marbot sebanyak 72 orang dengan bantuan Rp750 ribu per orang, Pendeta Vihara dan Guru Agama Budha sebanyak 27 orang dengan bantuan Rp1 juta per orang, Pemangku Pura sebanyak 71 orang dengan bantuan Rp1 juta per orang, Guru Sekolah Minggu Kristen sebanyak 200 orang dengan bantuan Rp1 juta per orang.
“Dana bantuan tersebut akan ditransfer langsung, ke nomor rekening penerima bantuan,” ungkapnya.
Sementara Bupati Lamtim Chusnunia Chalim mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lamtim akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lamtim, meski saat ini kondisi keuangan Lamtim memang belum begitu baik. Maka dengan kondisi keuangan Lamtim yang saat ini, pihaknya berupaya untuk memberikan bantuan kepada Guru Ngaji, Imam Masjid, Marbot, Guru Sekolah Minggu, Pendeta Vihara dan Pemangku Pure se-Kabupaten Lamtim saat ini sesuai dengan kemampuan keuangan pemkan Lamtim.
“Untuk itu, kami berharap agar saudara-saudar sekalian janganlah menilai dari besaran atau jumlah nilai batuan yang diterima saat ini. Namun yakinlah, bahwa kami dari pemerintah kabupaten Lamtim akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat Lamtim.
Dana bantuan ini akan ditransfer ke nomor rekening penerima bantuan, dan saya pastikan tidak ada potongan dari dana bantuan tersebut,” pungkasnya. (ndo)