LAMPUNG TENGAH – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mulai pencanangan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Gunung Sugih, Jumat (29/1/2021). Pencanangan turut dihadiri Dirintel Polda Lampung Kombes Susilo Rahayu.
Plh Sekretaris Dinas Kesehatan Lamteng Hatman, S.K.M., MM menerangkan, vaksinasi dilakukan serentak. Untuk Lamteng, pemerintah menyediakan 50 tempat rujukan pelayanan vaksinasi.
“Kami siapkan 31 puskesmas, 9 rumah sakit, dan 2 klinik,” jelasnya.
Vaksinasi tahap pertama, lanjut dia hanya 10 pejabat yang lolos screening. Diantaranya perwakilan IDI dr. Tory, Kadis BPBD Lamteng Guntur, Ketua DPRD Lamteng Sumarsono, Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro serta Kalapas Kelas IIB Gunung Sugih Denial Arif.
“Lampung Tengah mendapat vaksin 7.920 dosis. Tahap pertama vaksin sebanyak 3.960 dosis. Setelah 14 hari akan dilakukan tahap kedua. Sasaran tahap kedua SDM kesehatan dan masyarakat umum,” bebernya.
Sementara Plh Sekdakab Lamteng Nirlan mewakili Bupati Loekman Djoyosoemarto berharap, seluruh masyarakat mendukung program vaksinasi Covid-19. “Ini salah satu langkah yang strategis menghindari penyebaran Covid-19,” katanya.
Ia berpesan kepada masyarakat yang sudah divaksin agar tidak lengah. Masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan.
“Kita tidak tahu selesainya pandemi ini sampai kapan. Ini adalah salah satu ikhtiar kita untuk membentuk kekebalan tubuh sehingga dapat melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar kita yang tidak dapat divaksinasi,” ujarnya.
Ia pun mengaku tidak dapat divaksin karena hasil screening. “Belum diizinkan tenaga medis karena tensi darah masih tinggi, Mlmungkin satu sampai tiga hari ini jika sudah diizinkan tenaga medis,” jelasnya.
Sedangkan Ketua DPRD Lamteng Sumarsono bersyukur dirinya sudah divaksin. “Alhamdulilah tadi sudah divaksin, saya harap masyarakat mendukung vaksinasi ini, vaksin ini aman,” katanya.
Senada diungkapkan Kapolres Lamteng AKBP Popon Ardianto Sunggoro. Ia bersyukur telah divaksin.
“Vaksin kedua menunggu waktu 14 hari. Saya berharap masyarakat tidak menolak vaksinasi. Insya Allah aman. Ini demi kesehatan kita, keluarga, dan orang-orang disekitar,” ungkapnya. (Mozes)