METRO – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dapat vaksinasi tenaga pendidik sekolah madrasah. Permintaan itu demi percepatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.
“Mangkanya kami juga sedang mendata guru yang sudah dan belum melakukan vaksinasi. Bagi yang belum kami akan sampaikan ke Pemkot untuk tenaga pendidik segera mendapatkan vaksin,” kata Kasi Pendidikan Madrasah, Syahro, usai sosialisasi bagaimana pelaksanaan PTM Terbatas di MIN 1 Kota Metro, Senin (16/8/2021).
Ia menjelaskan, pelaksanaan sosialisasi PTM Terbatas tersebut khusus dilakukan untuk madrasah se-Kota Metro.
“Ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat edaran Menteri Agama, SKB empat Menteri, dan intruksi Wali Kota Metro. Jadi dasarnya adalah SKB empat Menteri, Menteri Agama, Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri,” lanjutnya.
Saat ini, kata Syahro, pelaksanaan tatap muka belum bisa ditentukan tanggalnya. “Karena banyak beberapa persyaratan secara administratif, terumata soal prokesnya, harus memenuhi persyaratan-persyaratan yang ada,” jelas Syahro.
Adapun persyaratannya adalah harus menyiapkan protokol kesehatan sesuai SOP, hingga tenaga pendidik yang sudah divaksin. Sampai saat ini, terusnya, baru tahap proses sosialisasi dulu.
“Jadi setelah mereka menyatakan diri sudah siap, nanti kan mereka mengajukan permohonan tertulis kepada kemenag, dan kemenag akan survei terlebih dahulu untuk verifikasi ke masing2 sekolah, sudah dinyatakan layak atau belum. Kalau sudah layak baru kita keluarkan izin pembelajaran tatap muka terbatas,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, sosialisai tersebut diikuti oleh 35 peserta perwakilan dari sekolah-sekolah madrasah se-Kota Metro. (Adi Herlambang)