Kadis Pasar Metro Dituding Cari Keuntungan Dan Berpihak Kepada Pengembang

Kadisdag Kota Metro, Leo M Hutabarat ( Seragam Korpri Memeluk Salah Satu Pedagang Cendrawasih Metro guna Meminta Permohonan Maaf.

METRO – Menegangkan, begitulah kondisi saat puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) menyampaikan aspirasi dengan nada keras di hadapan Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kota Metro, Leo. M Hutabarat, Selasa (17/10). Pedagang menuding, Kadis tersebut diduga telah mencari keuntungan dengan memihak kepada pengembang.

Dalam orasinya, perwakilan pedagang yang juga ketua Himpunan Pedagang Kaki Lima Metro (HPKLM) Azwan mengungkit atas dugaan keberpihakannya kepada para pengembang.

“Dari jaman pak Leo waktu masih jadi kabid, pas jaman PT. Nolimex berkembang, kami di gusur habis sama pak Leo, apa kami di kasih tempat. Dia berpihak benar-benar kepada pengembang, maka memang betul ada indikasi mencari keuntungan yang pak Leo cari. Dia kami anggap selaku bapak, tapi faktanya membunuh anaknya, itu nolimex akhirnya nutup jalan Kyai Arsyad kenapa dibiarkan, malah kami yang digusur,” cetus Azwan dalam orasinya di halaman kantor Dinas Perdagangan setempat.

Selain itu, para pedagang juga meminta Wali Kota Metro Achmad Pairin agar segera mungkin mengganti Kepala Dinas Perdagangan.

“Jadi harapan saya besok supaya pak leo Hutabarat diganti selaku kpala dinas pasar karena tidak mengayomi rakyatnya dan tidak mengayomi warga pasar. Silahkan teruskan perjuangan pak Leo Hutabarat sebagai kepala dinas, kami akan meneruskan perjuangan kami selaku pedagang kecil. Kami akan tetap mempertahankan tempat kami, hidup mati kita berjualan, kita akan berjualan,” tuturnya.

Sementara itu, masih dalam suasana yang tegang Leo M Hutabarat membalas orasi PKL dan mengaku telah mendengar semua yang disampaikan.

“Yang pertama apa yang dikatakan pak azwan saya sudah dengar semua, gak perlu saya ulang dan gak perlu saya bahas. Apa yang terjadi sekarang jelas karena saya tulis disitu tidak boleh berdagang. Itu kosekuensi dari saya, saya sudah dengar semua permintaan bapak-bapak, kalo ada yang salah saya ngomong, salah saya,” cetusnya sinbgkat. (Ap)

Redaksi TabikPun :