Plafon Alfamart Purwosari Ambrol Diterjang Angin Kencang

Kondisi atap bangunan Alfamart yang ambruk diterjang angin kencang. (Arby Pratama)

Metro – Miswanto karyawan Alfamart di Jalan DR Sutomo 28 Purwosari Metro Utara kaget bukan kepalang saat plafon ambrol diterjang hujan deras disertai angin kencang, Kamis (4/1/2018).

“Saya lagi rekap ulang setoran kasir. Itu pas ganti shift. Tiba-tiba sekitar pukul 15.30 WIB lihat kanopi depan sudah terangkat. Dan seperti suara gemuruh gitu yang saya ingat, atap langsung roboh,” paparnya selaku Kepala Toko.

Ia menceritakan, dirinya berlindung di bawah meja kasir. Beruntung bagian atap yang roboh terbelah dua.

“Teman saya di luar. Cuma saya sendiri di dalam, alhamdulillah atapnya membelah jadi tidak tertimpa,” tuturnya.

Miswanto mengaku, sempat melihat angin dari dalam toko. Menurunya, angin kencang berputar-putar dari arah depan sebelum menghantam bangunan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam perisiwa tersebut.

“Kalau kerugian kita belum tahu. Mungkin sekitar Rp 50 juta. Karena lampu-lampu juga hancur, atap ambrol. Beberapa makanan rusak sepertinya. Dan sudah kita laporkan ke atasan,” bebernya.

Hujan disertai angin kencang yang mengguyur sebagian besar wilayah Kota Metro pada Kamis siang juga mengakibatkan pohon tumbang di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat.

Kondisi Pohon yang tumbang di Jl. Imam Bonjol Kel. Hadimulyo Barat, Metro Pusat sempat menghambat arus lalu lintas. (Arby Pratama)

Anto, petugas security asrama wanita di depan lokasi pohon tumbang menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat hujan turun dengan kondisi deras disertai angin kencang dan petir.

“Ya baru ini tadi. Saya cuma dengar saja. Kan di dalam. Brak gitu. Suara patah. Jatuhnya ke jalan. Untungnya enggak ke dalam asrama. Ya kita langsung hubungi petugas dan sama-sama motongin batang,” tandasnya.

Dari pantauan tabikpun.com, tumbangnya pohon sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Pasalnya, di sekitar lokasi juga terjadi genangan air setinggi sekitar 15 centimeter, akibat saluran yang tidak sempurna berfungsi maksimal.

Sementara itu, Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro menghimbau masyarakat agar berhati-hati, saat beraktifitas pada musim penghujan awal tahun 2018 ini. Pasalnya Badan Meterologi, Kimatologi, dan Geofisika  (BMKG ) Lampung memprediksi akan terjadi hujan lebat di sertai kilat petir dan anggin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Metro Heri Rozani,. S. H menyampaikan, Kota Metro merupakan wilayah peringatan dini cuaca buruk, hujan lebat dan kilat petir yang sertai angin kencang diprediksi akan kerap terjadi.

Oleh karna itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat Kota Metro dan sekitarnya yang sedang beraktifitas baik di dalam rumah maupun diluar untuk waspada dan berhati-hati saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur.

“Saya juga ingatkan  lagi bila terjadi hujan lebat masyarakat  jangan berteduh di bahwah pohon. Lantaran itu bisa membahayakan keselamatan, di khatirkan pohon tersbut bisa roboh,” tandasnya. (Ap)

Redaksi TabikPun :