METRO – Kepolisan Resor (Polres) Kota Metro telah membentuk Tim guna mengungkap atas perkara kasus dugaan perzinahan yang menyandung BS, mantan Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Kota Metro.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Kompol. H.M. Reza Chairul Anwar Sidiq, S.Ik.,SH.,MH saat di konfirmasi awak media melalui telepon selulernya, Kamis (13/7).
Menurutnya, sejauh ini tahap penyelidikan masih dilakukan dengan mengumpulkan keterangan beberapa saksi serta bukti – bukti yang menguatkan untuk dinaikan ke tahap penyidikan.
Sementara itu, berkaitan dengan hilangnya SM dari panggilan petugas, Wakapolres setempat mengatakan saat ini anggotanya telah membentuk tim untuk mencari keberadaan SM yang juga selaku terlapor.
“Saat ini tim kita masih terus berusaha mencari keberadaan si SM, kalau untuk kelanjutanya sementara ini kita masih terus mengumpulkan keterangan dari saksi -saksi dan bukti yang kuat untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan,” Ujar Kompol. Reza ketika di konfirmasi awak media via telepon.
Sedangkan, terkait adanya informasi rencana untuk melakukan gelar perkara sebagai bentuk tindak lanjut terhadap kasus dugaan perzinahan BS dan SM, Reza mengaku belum mengetahui pasti rencana tersebut.
“Saya belum dapat undanganya, mungkin gelar internal penyidik untuk menentukan kasus ini bisa dilanjutkan ke tahap penyidikan atau tidak,” tandasnya.
Dari informasi yang berhasil di himpun, SM dikabarkan menghilang dari rumah kontrakanya di Jl. Tabuhan, Gg. Mbetek RT.05 RW. 01 Kelurahan Banjarsari, Kec. Metro Utara pasca penggrebekan yang dilakukan warga setempat pada Sabtu 3 Juni 2017 lalu. (Ap)
Baca Juga berita ini:
Digrebek Warga, Pejabat Metro Kedapatan Berbaring di Kasur Wanita Bersuami