METRO – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Metro bersama komunitas bergerak mengirimkan satu mobil Pick Up bantuan untuk korban bencana Tsunami di Lampung Selatan (Lamsel), Jumat (28/12/2018).
Ketua PWI Kota Metro Abdul Wahab menyampaikan, satu mobil Pick Up bantuan tersebut dikirim dari Posko bersama peduli Tsunami untuk Lampung dan Banten.
“Hari ini kami bersama komunitas peduli bencana mengirimkan bantuan ini secara langsung ke lokasi terdampak Tsunami di Lampung Selatan,” ucapnya sebelum keberangkatan dari Kantor PWI Metro, Jumat (28/12/2018).
Ia menerangkan, bantuan yang dikirim merupakan hasil update terbaru kebutuhan mendesak para korban Tsunami di pengungsian. Seperti kebutuhan untuk anak-anak, yaitu pempers, pakaian, sembako, selimut, dan obat-obatan.
“Kami pantau terus berkembangan kondisi di lokasi seperti apa. Informasi itu menjadi rujukan kami untuk memberikan bantuan dalam bentuk uang atau langsung dibelanjakan barang. Dari perkembangan informasi ini juga akhirnya kami memutuskan untuk mengirimkan bantuan hari ini, walaupun rencana awal di kirimkan besok,” jelasnya.
Bukan hanya PWI Metro, lanjut Wahab, logistik yang berhasil didapat merupakan upaya dari berbagai komunitas di Bumi Sai Wawai. Seperti Aliansi Komunitas Pengemudi Online Lampung (AKPOLL), Association Motor Community Indonesia (AMCI) Metro Chapter, RSIA Anugerah Medical Center, TMII, Service Online Society (SOS), Generasi Emas Indonesia, dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
“Semoga apa yang diberikan para dermawan menjadi ladang amal di hari akhir kelak,” tutupnya. (red)
Ketua PWI Kota Metro Abdul Wahab menyampaikan, satu mobil Pick Up bantuan tersebut dikirim dari Posko bersama peduli Tsunami untuk Lampung dan Banten.
“Hari ini kami bersama komunitas peduli bencana mengirimkan bantuan ini secara langsung ke lokasi terdampak Tsunami di Lampung Selatan,” ucapnya sebelum keberangkatan dari Kantor PWI Metro, Jumat (28/12/2018).
Ia menerangkan, bantuan yang dikirim merupakan hasil update terbaru kebutuhan mendesak para korban Tsunami di pengungsian. Seperti kebutuhan untuk anak-anak, yaitu pempers, pakaian, sembako, selimut, dan obat-obatan.
“Kami pantau terus berkembangan kondisi di lokasi seperti apa. Informasi itu menjadi rujukan kami untuk memberikan bantuan dalam bentuk uang atau langsung dibelanjakan barang. Dari perkembangan informasi ini juga akhirnya kami memutuskan untuk mengirimkan bantuan hari ini, walaupun rencana awal di kirimkan besok,” jelasnya.
Bukan hanya PWI Metro, lanjut Wahab, logistik yang berhasil didapat merupakan upaya dari berbagai komunitas di Bumi Sai Wawai. Seperti Aliansi Komunitas Pengemudi Online Lampung (AKPOLL), Association Motor Community Indonesia (AMCI) Metro Chapter, RSIA Anugerah Medical Center, TMII, Service Online Society (SOS), Generasi Emas Indonesia, dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
“Semoga apa yang diberikan para dermawan menjadi ladang amal di hari akhir kelak,” tutupnya. (red)