Metro – Setelah sebelumnya melakukan razia urine pelajar mendadak di SMP Negeri 8 Metro beberapa waktu lalu, kali ini jajaran Polres Metro melakukan tes urine serupa di SMP Negeri 6 Metro, Sabtu (13/1/2018).
Mewakili Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik, Kasat Binmas Ajun Komisaris Polisi Edi Sutanto mengatakan, dilakukannya tes urine terhadap pelajar SMP Negeri 6 Metro tersebut menyusul adanya laporan masyarakat yang mensinyalir dugaan penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang dikalangan pelajar sekolah.
“Dalam rangka mencegah pelajar terlibat narkoba dan obat-obat terlarang, sehingga para pelajar dapat terhindar dari bahaya. Ini merupakan kali ke dua kita melakukan razia, yang pertama di SMP N 8 sekarang kita di SMP N 6 Metro, targetnya pelajar bersih dari narkoba maupun obat-obatan terlarang karena sebelumnya kita mensinyalir ada pelajar di SMP ini yang memakai, ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Maka kami dari kepolisian bekerjasama dengan dinas pendidikan melakukan tes urine secara mendadak, guna mengetahui sejauh mana keterlibatan pelajar SMP ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, bila ada yang kedapatan terbukti positif menggunakan narkoba dan obat terlarang pihaknya akan melakukan pendampingan pembinaan dan rehabilitasi.
“Hari ini 480 pelajar yang dites urine. Hasilnya masih menunggu mudah-mudahan secepatnya ya, kalau ada yang terbukti kita akan langsung serahkan ke pihak sekolah dan orangtua. Akan kita berikan pembinaan juga berupa rehabilitasi bila ada pelajar ada yang terbukti mengkonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang. Kita tidak melakukan penahanan,” paparnya.
Selain Dua sekolah tersebut, aparat kepolisian juga telah mendeteksi pelajar di beberapa sekolah yang diduga terlibat dalam dunia hitam peredaran narkoba dan obat terlarang.
“Kami juga sudah mendeteksi beberapa sekolah lain yang nantinya akan kami lakukan tes urine dadakan seperti ini. Itu juga berdasarkan laporan masyarakat, dan sekolah mana selanjutnya, itu masih kami rahasiakan,” tungkasnya.
Sementara itu menyikapi tindakan Polres yang melakukan tes urine terhadap ratusan anak didiknya, Kepala SMP Negeri 6 Metro Yuwono mengapresiasi langkah tersebut.
“Saya berterimakasih kepada Polri yang melakukan tes urine mendadak ini dan saya sangat mendukung sekali karena ini untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terutama penyalahgunan narkoba dan obat terlarang,” ucap Yuwono.
Terkait dugaan adanya pelajar yang menyalahgunakan narkoba dan obat terlarang, Yuwono tidak dapat memastikan sekolahnya bersih dari musuh negara tersebut. Namun ia mengharapkan anak didiknya tidak ada yang terbukti mengkonsumsi narkoba.
“Kami belum pernah menemukan pelajar kami menggunakan obat-obatan terlarang apa lagi narkoba di sekolah. Kalau rokok mungkin, tapi tidak di lingkungan sekolah dan kami pernah menemukan. Harapan saya tidak ada satupun anak-anak saya yang positif menggunakan narkoba. Kalo memang ada yang terbukti nantinya kami tidak akan mengeluarkan tapi akan kami lakukan pembinaan,” tandasnya. (Ap).