Seven, Juarai Burung Berkicau Wali Kota Cup I 

Ketua Pelaksana Ali Imron menyerahkan piagam kepada Alif, pemilik burung murai bernama Seven yang keluar sebagai juara I di Pameran dan Lomba Burung Berkicau Wali Kota Cup I tahun 2022 Bumi Sai Wawai. (Ist)

METRO – Alif, pecinta burung kicau asal Palembang memenangkan hadiah utama satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3 pada gelaran Pameran dan Lomba Burung Berkicau Wali Kota Cup I tahun 2022.

Hal tersebut berdasarkan, hasil penilaian dewan juri pada perlombaan burung muria kelas Wali Kota, yang berlangsung cukup sengit.

Burung miliknya, dinamakan seven yang artinya tujuh. Dirinya juga merupakan salah satu dari anggota komunitas burung kicau yang ada di Palembang yaitu komunitas Pelaju BC.

Pemenang hadiah utama, Alif menyampaikan rasa bangganya terhadap apa yang telah diraihnya, lantaran hal itu bukan hal yang mudah untuk didapatkan.

Ia mengaku, beruntung memenangkan hadiah utama itu, pasalnya para burung milik kontestan lainnya tidak lebih buruk dari pada burungnya.

“Ya bangga sih, seneng. Tapi pas di gantangan burung kerja dari awal, terus juga musuh-musuhnya juga keren-keren sebenarnya,” ungkap dia. “Kembali lagi ke faktor hoki, mungkin hoki kita hari ini,” sambungnya.

Kemudian, lanjut dia, pada perlombaan kali ini ia tidak melakukan persiapan khusus. Namun, ia mengaku burung miliknya memang telah sering mengikuti event-event burung yang ada, baik itu lokal maupun skala nasional.

“Kalau burung memang harus keluar seminggu sekali, kalau enggak keluar seminggu sekali ini burung bakal cabut bulu, jadi birahinya harus dilepas tiap minggu,” paparnya.

Dijelaskan dia, sebelumnya burung miliknya juga sempat mengikuti ajang BNR 1 tahun 2021, lalu ajang Bandung lautan api dua tiga, kemudian juga sempat mendapatkan juara empat tiket utama pada gelaran Prambanan.

Menurutnya, pada acara kali ini itu sangat luar biasa, dimana hanya dengan biaya pendaftaran Rp. 500 ribu memiliki peluang mendapatkan hadiah utama satu unit sepeda motor.

“Harapannya ya semoga tidak hanya terbatas sampai disini, lebih bagus lagi, dengan kemasan lebih bagus lagi, hadiahnya lebih menarik lagi tentunya,” bebernya.

Sementara, Inspektur Penilaian Ronggolawe, Eki menyampaikan, pada penilaian untuk kelas utama Murai Batu dengan hadiah utama satu unit sepeda motor itu memang sudah sesuai dengan kriteria juara yang seharusnya.

“Memang yang turun rata-rata itu burung hebat dan bagus semua. Kami tidak memungkiri perang bintang untuk dikelas utama Murai Batu Wali Kota ini itu burung berkualitas yang turun,” ungkap dia.

Menurutnya, itu sudah sesuai dengan peraturan atau penilaian dari pada yang ada di Ronggolawe. Ini terutama melihat daripada kinerja burung, kemudian bagaimana variasi lagu, akurasi volume serta kecepatan.

“Jadi, burung-burung dalam nominasi 1, 2, 3, itu sudah memang layak menjadi juara,” ujarnya.

Kemudian, tambah dia, pada saat melakukan penjurian, ia mengaku mendapati kesulitan terutama pada saat mendadak hujan turun.

“Untuk kesulitan itu tidak ada hanya saja tadi terbentur hujan sebentar ya, tetapi tidak menjadi masalah yang serius karena juri dari kami sudah profesional dan telah di diklat. Jadi, mereka sudah siap dalam setiap kondisi, dan kriteria seperti apa yang pantas menjadi juaranya,” pungkasnya. (Red)

Redaksi TabikPun :