Metro – SMK Muhammadiyah 2 Kota Metro menunjukkan taringnya di kancah nasional.. Kali ini, SMK Muhammadiyah 2 Kota Metro jurusan otomotif berhasil meraih juara 1 di ajang bergengsi Olimpic Ahmad Dahlan (Olympicad) ke V Tahun 2017.
Ketua Panitia Olympicad V 2017, Prof. Dr. H. Warsito dalam sambutannya mengatakan, Olympicad dirancang untuk mengukur kemampuan dan mengukur kebersaingan antar siswa Muhammadiyah di seluruh penjuru Nusantara.
“Masa depan Muhammadiyah ada di tangan generasi penerus dan kader-kader Muhammadiyah dimanapun berada, teruslah belajar dan berprestasi. Momen ini juga untuk menggambarkan syiar Islam, membangun sinergitas gerakan Islam, meraih prestasi, menggambarkan kemajuan siswa dan wahana kaderisasi angkatan muda Muhammadiyah yang berkemajuan,” ucapnya dalam sambutan penutupan Lomba Otomotif di SDIT Muhammadiyah Gunung Terang, Minggu (29/10/2017).
Sementara itu pembimbing lomba dari jurusan Otomotif SMK Muhammadiyah 2 Metro, Ali Rosad menyampaikan apresiasinya terhadap keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Metro beserta panitia pelaksana Olympicad V 2017 Provinsi Lampung atas terselenggaranya Lomba Otomotif. “Dalam setiap lomba menang atau kalau itu hal yang biasa, berprestasi itu penting, tetapi menjaga tali silaturahmi jauh lebih penting,” kata dia, Selasa (31/10/2017).
Ali juga menyampaikan, dalam kesempatan tersebut anak didiknya meraih peringkat pertama dalam Olympicad tingkat Nasional dengan mengalahkan sebanyak 23 peserta dari berbagai provinsi. Dalam cabang Lomba Otomotif, Zainal Abidin, siswa Jurusan Otomotif SMK Muhammadiyah 2 Metro mendapat Juara Pertama Tingkat Nasional dengan mengalahkan 23 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia dan juga berhak mendapatkan Medali Emas.
”Juara kedua diraih oleh Dharul Achmad siswa SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo Jawa Tengah dan Juara ketiga diraih oleh Wigit Nugroho siswa SMK Muhammadiyah 1 Blora Jawa Tengah. Dan kali ini Kota Metro khususnya dapat berbangga karena dapat meraih prestasi dan membawa nama baik Kota Metro,” tandasnya.
Diketahui, kegiatan yang berlangsung di Bandar Lampung tersebut sedikitnya diikuti oleh 26 provinsi di seluruh Indonesia dengan 21 cabang kegiatan yang diperlombakan. Kegiatan yang dimulai dari 26 hingga 29 Oktober 2017 berpusat di empat lokasi yaitu Universitas Muhammadiyah Lampung, LPMP Pahoman Bandar Lampung, Asrama Haji Bandar Lampung dan SDIT Muhammadiyah Gunung Terang Bandar Lampung, dengan jumlah peserta lebih dari 5.000 siswa beserta pendamping lomba. (Ap)