Terima Kasih Atas Dukungan Hijrah Seujung Kukuku

Memori PWI Metro dan Bang Aab menepi di Jalan Tol ketika bus kami mengalami kerusakan saat kembali dari menghadiri HPN di Surabaya. (Ist)

Tidak sedikit kontribusi sosok Agus Candra yang akrab disapa bang Aab melalui tulisanya untuk semua sektor di Bumi Sai Wawai. Begitu juga untuk setiap pribadi yang dikenalnya, dan saya menjadi salah satunya.

Dari sisi pekerjaan, beliau tipikal yang konsen dan serius dalam tulisan. Bahkan diusia yang tidak muda lagi, kegesitannya mengalahkan jurnalis muda yang mulai bermunculan.

Tentu semua teman jurnalis dan narasumber yang pernah diwawancara faham benar bagaimana gayanya. Dengan kertas dan pulpen di tangan, dia merangkum penjelasan narasumber. Hanya dia yang seperti itu, karena jurnalis lain menodongkan handphone, kamera atau alat perekam lain, termasuk saya.

Masih jelas saya ingat, setelah sesi wawancara pasti dia bilang, “Ga kirim foto ya”, karena dia masih menggunakan handphone ceng ceng fu, bukan tidak mampu membeli, tapi dia tidak mau ribet untuk belajar mengoperasikannya. Takut bukan memudahkan malah menghambat kinerjanya. Dia memilih mengolah data di rumah atau di ruang kerjanya menggunakan Personal Computer.

Mantan Ketua PWI Metro ini juga sosok yang kocak dengan banyolan dan cerita menghibur. Namun dibalik semua kelucuannya, sering beliau menyelipkan nasehat soal kewajiban sebagai seorang muslim.

“Ayo ga,” ajak dia saat azan berkumandang ketika kami sedang menunggu narasumber di DPRD atau Protokol Pemkot Metro.

Selain ajakan untuk memunaikan ibadah, sering beliau mendukung dalam hijrah saya yang masih seujung kuku ini, “Kayak Angga, sudah pernah nakal sekarang sudah rajin salatnya,” kata dia di depan teman jurnalis lainnya.

Saya pribadi merasa belum mampu menerima pujian itu, karena belum terlalu menjalankan kewajiban dan menjauhi larangan Allah Subhana Wa Taala. Namun apa yang dikatakannya menjadi sebuah support bagi saya untuk terus lebih baik dalam hijrah ini.

Jumat 25 Desember 2020 menjadi perpisahan selamanya dengan beliau. Selamat jalan Bang Aab, beliau orang baik dan cinta keluarga, semoga amal ibadahmu diterima Allah Subhana Wa Taala.

Penulis: Angga Nurdiansyah Redaktur Tabikpun.com

Redaksi TabikPun :