LAMPUNG UTARA – Pasca mulai merebak, Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lampung Utara (Lampura) akhirnya menelan korban jiwa. Aulia Rahma, bocah 11 tahun meninggal dunia akibat terserang virus yang disebarkan nyamuk tersebut.
Aulia adalah putri pertama pasangan Kohar Fandi dan Sari warga Jalan Khamami Farial Mega, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampura.
Menurut paman korban Idhmasyah, Aulia mengalami panas tinggi sejak, Kamis (30/1/2020) lalu, dan dibawa berobat ke Puskemas di daerahnya. Selang dua hari, kondisi korban belum membaik sehingga keluarga membawa Aulia ke RSU Maria Regina Kotabumi, untuk berobat jalan.
Namun pada, Minggu (2/2/2020), kondisi Aulia kian memburuk dan dibawa ke RSU Ryacudu Kotabumi. Lalu oleh pihak RSU Ryacudu dianjurkan untuk dirujuk ke RSU Abdul Moloek Bandar Lampung. Kurang dari 24 jam, korban menghembuskan nafas terkahir karena kondisinya terus memburuk.
“Ketika di RSU Abdul Moloek kondisi terus memburuk, dia (Aulia) sampai mengeluarkan darah dari hidung dan dubur. Hasil laboraturium rumah sakit positif Aulia terserang DBD,” kata Idhamsyah, Senin (3/2/2020).
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampura Maya Metissa mengatakan, setelah dilakukan pengecekan di sekitar lokasi tempat tinggal korban kondisinya memang sedikit kumuh.
“Kepastiannya ini yang masih kita lakukan pemeriksaan. Karena DBD ini bisa saja digigit dari daerah lain, dan kita akan segera melakukan pemberian vaksin di daerah sekitar korban,” ujarnya.
Ia menambahkan, sesuai instruksi Pj Sekda Dinkes melalui petugas puskesmas dan pihak pemerintah Desa atau kelurahan telah mengimbau untuk membersihkan lingkungan sebelum memasuki musim hujan. “Pengasapan sudah dimulai sejak awal bahkan pertama kali kita lakukan di daerah sungkai dan di daerah perkotaan,” pungkasnya. (Adi/Yono)