METRO – Walikota Metro Achmad Pairin mengeluarkan kebijakan baru bagi pedagang Taman Merdeka. Pedagang dipersilahkan berdagang kembali di Taman Merdeka hingga Minggu 3 September mendatang.
Kebijakan tersebut muncul setelah lima orang perwakilan pedagang Taman Merdeka menemui Walikota dan Wakil Walikota Djohan di ruang kerjanya, Selasa (29/8/2017). Dimana para pedagang berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Metro dapat memberikan toleransi dan solusi.
“Jadi sampai hari Minggu saja ya. Saya doakan mudah-mudahan lancar rejekinya. Yang kedua, saya juga titip apa yang sekarang sedang dikerjain jangan sampai rusak karena kalian berjualan. Artinya berjualan di luar yang dikerjain itu,” ucap Achmad Pairin.
Wakil Wali Kota Metro Djohan juga meminta para pedagang dapat berkoordinasi dengan baik sehingga lapak sementara yang disediakan pemerintah dapat mengakomodir para pedagang di Taman Merdeka.
“Tapi tolong, makanya saya bilang tadi himbaulah para pedagang itu. Susah memang, nggak gampang ya ketika menata pedagang itu. Saya memang dari awal coba foto pedagang itu ada berapa sih. Pertamakan 50, terus dihitung lagi udah 80, eh sekarang sudah 137. Pada kage kan semuanya sekarang,” kata dia.
Kedatangan pedagang ke ruang kerja Wali Kota merupakan buntut atas larangan berjualan di Taman Merdeka yang di keluarkan Pemerintah Kota Metro karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 05 Tahun 2010 tentang keindahan dan ketertiban kota. Perwakilan pedagang taman meminta belas kasihan dari Wali Kota Metro Achmad Pairin untuk mengizinkan mereka tetap berdagang.
“Ya kita di kasih waktu satu minggu dagang di taman. Sementara tempat baru yang disediakan kami rasa belum layak. Mudah – mudahan negosiasi ini tahap awal untuk keberhasilan kedepan. Harapan kami itu nantinya nggak jauh-jauh dari taman, ya kami tetap terima apa yang disampaikan pak wali itu opsi terbaik lah,” tandas Anwar mewakili para pedagang. (Ap)