LAMPUNG UTARA – Tak ada yang tahu kapan ajal menjemput. Seperti yang dialami Jumini, seorang Ibu 3 anak ( 87), asal Desa Talang Bojong, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) ini, tak ada riwayat sakit keras, namun harus meregang nyawa karena tenggelam.
Jumini, ditemukan tewas di aliran sungai dekat rumahnya pada Kamis 23 Mei 2019 sekira pukul 10.00 WIB. Penyebab Jumini tenggelam pun bikin ngelus dada, akibat tidak bisa berenang saat mengejar kotak sabun yang jatuh saat Ia akan mandi di Sungai tersebut.
Pristiwa nahas itu kali pertama diketahui seorang anak-anak yang sedang main di sungai. Kabar itu diketahui anak pertama korban Sumina saat mencari korban yang tak kunjung pulang.
“Saya cari kemana-mana, ada sandal dia di tempat ia bisa mandi di sungai, setelah itu ada, anak-anak yang melihat jasad ibu keadaan tengkurep, saya langsung panggil warga,” katanya.
Ia tidak menyangka, ibunya akan pergi secepatnya ini, padahal ia sedang menjalankan ibadah puasa, dengan keadaan yang sehat.
Kepala Desa Talang Bojong, Habibie ditemui saat di lokasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya korban meninggal lantaran tenggelam di sungai, dan ditemukan di dekat pohon bambu, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian.
“Padahal sungainya tidak dalam, semester lebih lah. Tapi katanya nenek itu gak bisa berenang. Waktu dia mau ambil kotak sabun. Pukul 10 saya dapet informasi dari warganya,” tukas Kades. (Adi)