METRO – Komisi I DPRR Kota Metro meminta pemerintah setempat untuk mengisi sejumlah jabatan eselon II yang kosong di sejumlah OPD. Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Metro, Amrullah.
“Kemarin kan ada pelantikan. Dan ada beberapa jabatan kosong. Jangan sampai ini berdampak pada ASN tidak bisa bekerja secara maksimal. Terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” kata dia di ruangannya, Senin (4/10/2021).
Apalagi, lanjutnya, dalam beberapa waktu ke depan Pemkot dan DPRD Kota Metro akan membahas APBD 2022. Itu perlu pejabat definitif untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan anggaran.
“Kalau untuk masalah berkaitan SDM ASN, saya rasa Plt tidak masalah. Tapi akan berbeda kalau soal anggaran. Tentu lebih maksimal jika pejabat yang sudah definitif (Kadis). Karena berkaitan langsung juga dengan visi misi Metro,” beber Amrullah.
Sebab itu, pihaknya mendorong Pemkot Metro untuk segera mengisi jabatan-jabatan eselon II yang saat ini kosong. Pun dengan jabatan Lurah kosong, sebagai ujung tombak pemerintah.
“Dan kita ingatkan juga jangan sampai rangkap jabatan untuk Plt. Karena bisa mengganggu efektivitas kerja. Kalau kita lihat, cukup banyak PNS Kota Metro yang layak menempati posisi-posisi tersebut. Silahkan itu diberdayakan, dari pada kosong,” terangnya.
Sehingga roda pemerintahan bisa berjalan secara maksimal, terutama untuk memberi pelayanan pada masyarakat. “Untuk eselon II, jika seleksi terbuka, ya segera digelar secara terbuka. Jadi masyarakat juga tahu jejak calon pimpinan,” pungkasnya.
Diketahui, jabatan eselon II kosong di Kota Metro di antaranya Kepala Bappeda, Kepala Diskominfo, Asisten I, dan staf ahli. (Adi)